Masih edisi memburu beasiswa! Karna kalau memburu cintamu, aku tak sanggup :) lol candaaaaaaa ya. Biar nggak spaneng.
Kali ini aku meninggalkan jejak di lapak virtual ini untuk membahas tentang salah satu program beasiswa bergengsi untuk kesempatan berkuliah di Uni Eropa. Yaps! Erasmus Mundus Joint Masters program. Program jenjang Master ini bagian dari Erasmus+ yang digagas oleh Uni Eropa untuk mendukung bidang pendidikan, pelatihan, pemuda dan olahraga. Secara teknis, dilaksanakam bersama-sama dengan konsorsium internasional yang terbentuk berkat kerjasama berbagai institusi pendidikan di Uni Eropa.
Nah, bagi kalian yang suka tantangan, suka kitiran (followers lamaku pasti paham), suka explore tempat baru, suka travelling, maka beasiswa ini akan cocok untuk kalian. Karena kuliah tiap semesternya akan berpindah-pindan kampus bahkan negara. Wowwww! Informasi lain tentang beasiswa ini udah banyak yang mengulas, aku mau lanjut membahas lebin teknis lagi ya. Lanjut!
Pertama-tama, cek bidang studi yang ingin kalian perdalam di jenjang master EMJM ini dengan mengunjungi situs Erasmus Mundus Catalogue (klik disini) yang memiliki total 212 konsentrasi jurusan. Setiap tahun jumlahnya akan berbeda-beda ya. Tampilan halaman akan muncul seperti ini :
Kemudian cari prodi atau bidang minat kalian dengan menuliskan pada keywords atau kata kunci di kolom sisi kiri. Misal, aku mencari dengan kata kunci journalism karna memang aku mengincar bidang ini yang masih satu rumpun dengan ilmu komunikasi.
Kemudian kalian bisa mengunjungi website resmi milik konsorsiumnya dan cek kapan deadline pendaftaran, persyaratan, kampus, dll.
Nah ternyata untuk Mundus Journalism, batas waktu pendaftarannya sampai 10 Januari 2025 guys uhuy mepet syekaliiiii dari tenggang waktu aku buka sekarang. Ehmm.. kita upayakan yang terbaik, semoga terkejar. Semisal pun enggak, tahun depan akan dibuka lagi. Jadi anggap sekarang ini mencicil berkas persyaratan. Hehe...
Untuk Mundus Journalism, di tahun pertama semua mahasiswa akan berkuliah di Aarhus, Denmark, di tahun kedua ada spesialisasi yang ditawarkan seperti konsertasi Politics & Communication di Unuversity of Amsterdam, atau konsentrasi Totalitarianism & Transition di Charles University di Prague, atau konsentrasi Crisis & Conflict di City St George's, University of London di United of Kingdom atau konsentrasi Cultures & Contexts di Ludwig-Maximilians University of Munich (LMU). Kalian bisa memilih salah satu konsentrasi untuk tahun ke-2 sesuai dengan peminatan yang kaoian ingin pelajari.
Apa saja yang perlu disiapkan? Banyak beuuttssss. Alurnya kira-kira seperti ini. Wah mulai ngetik sambil keringat dingin. Hehehe.. Ini daftar berkas atau dokumen yang diperlukan :
- Application form
- Academic documents
- Journalistic documents
- Language documents
- Curriculum Vitae
- Academic and journalistic reference letters
- Documentation of nationality
- Special needs/Chronic illness/disabilities
- Application package title
Pastikan ijazah dan transkrip kalian sudah dalam berbahasa inggris ya, jika belum, segera urus ke penerjemah tersumpah atau bagi yang kampusnya menyediakan translate bisa ke kampus masing-masing.
Kemudian, bagian termenguras energi lainnya selain belajar IELTS adalah menulis esai. Tapi esainya sudah dalam bentuk menjawab pertanyaan ya. Aku spill pertanyaannya:
Gimana? Mayan kan? Haha.. Namanya juga beasiswa bagus, pasti susah hikss..
Tapi ternyata untuk tahun 2025-2027, Mundus Journalism hanya memberikan 2 beasiswa konsorsium saja. Wah.. ketir-ketir nih. Perlu untuk menjelajah informasi lebih deep lagi deh. Terutama soal biaya hidup, dll.
Penting untuk 'tidak mepet' dalam menyiapkan aplikasi beasiswa, termasuk membaca semua syarat, ketentuan, jika ada hal-hal seperti ini bisa segera mencari prodi lain, melakukan proofread esai secara optimal, belum lagi jika tes TOEFL/IELTS belum memenuhi skor target, dan belum lagi menggalaunya haha.. intinya jangan mepet!
Sementara ini dulu karna jari udah lemes mau ngetik, mau menggalau dulu. Terima kasih sudah mampir ya.
(Adm/Zan)