4/29/19

Kopilaborasi Social Media Influencer


Undangan Gubernur dan Wakil Gubernur dalam Kopilaborasi (28/4), Meet Up & Share Social Media Influencer dari berbagai daerah se-Jawa Timur di Taman Belakang Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Kesempatan juga nyicipi Ketan durian dan wedang uwuh yang disajikan @kedai_ketanpunel (instagram) disana. Hehehe...
Oiya, senang bisa sedikit sharing dengan Wagub (yang juga mewakili Gubernur karena beliau sedang bertugas di luar kota) mengenai pariwisata Jawa Timur dan selayang pandang program kebijakan pemprov terkait infrastruktur yang menunjang pariwisata. Ada sedikit curahan hati juga dari Kartini Millennial yaitu Kades Desa Mendak, Kab. Madiun yang sedang gencar mengerakkan potensi pariwisata disana, yaitu Watu Rumpuk. Bahkan saat menginjak usia ke 3 bulan destinasi wisata itu dibuka, wisata watu Rumpuk telah mendapatkan penghargaan AWJ (Anugerah Wisata Jawa Timur) 2018.

Watu Rumpuk masih stimulan saja, wisata yang sebenarnya akan menjadi icon wisata di desa Mendak adalah Tracking Tapak Bimo.

Kenapa dinamai Tapak Bimo?

Di rangkaian gunung wilis yang ada di Kab. Madiun, di puncak gunung ada telapak kaki yang konon katanya adalah telapak kaki Bimo (yang sebelah Kiri). Sedangkan kurang dari 1 km dari telapak kaki tersebut ada gua yang disebut Gua Jepang. Lalu ada beberapa arca yang bisa dilihat saat melakukan tracking tapak kaki Bimo.

Tidak hanya untuk wisata Rumpuk di Madiun,  tapi semua yang mengembangkan potensi pariwisata tentu tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah saja tapi juga kolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya para social media influencer yang bisa membantu dari segi promosi pariwisata melalui media digital.


Jangan lupa untuk turut menyukseskan Majapahit International Travel Fair tanggal 2-5 Mei 2019.

Kolaborasi aksi!

(Adm/Zan)
4/16/19

Batik Sogan Terakota Jawa Timur

Bagi kalian batik lovers khususnya batik Jawa Timur, mungkin sudah tidak asing dengan Batik Arumi khas Kabupaten Trenggalek, Batik Gedhog khas Tuban, atau batik gentongan khas Madura. Nah bagaimana dengan batik Sogan Terakota Jawa Timur? Sudah cukup referensi kah kalian untuk mengenal dan memahami tentang batik jenis ini?



Asosiasi Perajin Batik Jawa Timur menginisiasi adanya batik sogan khas Jawa Timur. Dipamerkan dan diperkenalkan untuk pertama kalinya dalam pameran Batik, Bordir dan Accessories (BBA) Fair 2019 tanggal 10-14 April di Exhibition Hall, Grand City Surabaya dan menampilkan batik Sogan Terakota dari 38 Kab/Kota se-Jawa Timur.

Mungkin bagi pecinta batik sogan banyak yang bertanya-tanya, apa bedanya batik sogan yang lumrah kita kenal khas dari daerah Solo atau Yogyakarta dibanding dengan batik sogan Jawa Timur?

Nah, sebelum diulas lebih mendetail. Coba lihat dulu nih dokumentasi Batik Sogan Terakota yang berjajar rapi saat launching pertama kali dalam BBA Fair 2019.

Batik Sogan Terakota Jawa Timur
Bagaimana?
Sudah terbayang-bayang perbedaan batik sogan khas Solo atau Yogyakarta dengan Sogan Terakota ini?

Sogan memang sangat identik dengan batik klasik keraton yang umumnya didominasi oleh warna coklat. Di Yogyakarta, sogan dikenal dengan warna coklat kehitaman, sementara di Solo dikenal dengan warna sogan coklat kekuningan. Nah warna sogan dalam batik Sogan Terakota ini berbeda, warnanya lebih cenderung ke warna batu bata. Mengapa demikian?

Batik tak akan lengkap dengan nilai seninya jika tak ada cerita filosofisnya. Ada sejarah yang melatar belakangi warna sogan terakota berbeda dengan sogan lainnya. Sogan Jawa Timur identik dengan warna batu bata yang digunakan pada bangunan di masa Kerajaan Majapahit. Oleh karena itu sogan terakota cenderung berwarna batu bata (sumber: APBJ pada pameran BBA 2019).

Kalau menurut saya warnanya jadi agak coklat semu merah bata gitu nggak sih? hehehe *cmiiw... Seperti yang terlihat pada foto di atas. Batik Sogan Terakota dari 38 Kab/Kota di Jawa Timur.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk meminang Batik Sogan Terakota Jawa Timur ini?

Jadi terinspirasi untuk launching Hijab Batik by Alabela ID edisi special Hijab Batik Terakota nih. Hehehe..

Tetap cintai dan pakai batik ya.

(Adm/Zan)

Duta Batik Jawa Timur 2019

Seluruh tim panitia Pemilihan Duta Batik Jawa Timur 2019

Pemilihan Duta Batik Jawa Timur diselenggarakan oleh Asosiasi Perajin Batik Jawa Timur atau APBJ. Kegiatan ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2015 untuk mencari figur anak muda millenial yang mencintai batik sekaligus mampu bersinergi untuk turut melestarikan dan mempromosikan batik khususnya batik Jawa Timur.

Serangkaian kegiatan telah dimulai dengan seleksi semifinalis pada tanggal 17 Maret 2019. Diikuti oleh 50 semifinalis yang telah melalui seleksi di daerah masing-masing. Dari proses seleksi meliputi wawasan batik, unjuk bakat, interview bahasa inggris, wawasan umum dan kepribadian akhirnya terpilihlah 20 finalis yang mengikuti kegiatan karantina tanggal 11-14 April 2019 di Hotel Grand Dafam Surabaya.

Apa saja ya kegiatan karantinanya?

Ada workshop membatik (ini paling seru, kita bisa praktik membatik dengan menggunakan canting, mewarnai mulai dari kain putih hingga jadi kain batik langsung bersama ahlinya), beauty class, pembekalan wawasan batik Jawa Timur dan peragaan kain lilit, pembekalan materi public speaking, kepribadian dan presentasi project "Aku dan Batikku" yang merupakan hasil kegiatan atau kontribusi finalis untuk mengapresiasi batik Jawa Timur di daerah masing-masing. Tahap presentasi ini sekaligus menjadi tahap final interview para finalis. 

Setelah melalui sejarah panjang dan ratusan drama kumbara (hehehe..), akhirnya selesai perhelatan pemilihan Duta Batik Jawa Timur 2019 tepatnya tanggal 13 April 2019 lalu di Exhibition Hall Grand City Surabaya bersamaan dengan serangkaian pameran Batik, Bordir dan Accessories Fair 2019 (Baca juga: Batik Sogan Terakota Jawa Timur).


Duta Batik Jawa Timur 2019 bersama Ibu Arumi Bachsin selaku Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur
dan jajaran dewan juri 

Berikut daftar pemenang yang terpilih :
Kevin Dwijaya Pamungkas Sebo - Kab.Bondwooso
Rr. Nektara Titan Dianastri - Kab. Jember
Duta Batik Jawa Timur 2019

Ahmad Fauzi - Kab. Pasuruan
Novalia Budi Chandrawati - Kab Gresik
Wakil 1 Duta Batik Jawa Timur 2019

Ma'arif - Kab. Gresik
Kandela Putri Cikalpasa - Kota Malang
Wakil 2 Duta Batik Jawa Timur 2019

Gizzak Mahfud - Kota Malang
Sinta Dewi Apriliya - Kota Surabaya
Juara Favorit Duta Batik Jawa Timur 2019

Seperti umumnya penyelenggaran kegiatan, kurangnya SDM dan kendala komunikasi menjadi drama yang nggak ada habisnya jika dibahas, tapi seru sih. Ya seru-seru ngilu. Dalam 1 organisasi, berisi berbagai jenis karakter manusia dengan segala kesibukannya tentu tidak mudah untuk mengatur jadwal pertemuan bersama. Tapi sebenarnya sesibuk apapun tetap bisa dikomunikasikan asal koordinasi 2 arahnya lancar, bukan lalu hening senyap doang. Nah ini kaitannya dengan kendala  paling receh dalam organisasi yaitu kendala memberi pengertian bahwa segala bentuk komunikasi seperti pertanyaan di grup chat itu bukan koran yang dibaca doang tapi perlu respon dan jawaban. Wkwkwk... Bener itu syusyaahhhh. Rada curcol jadinya. Terlepas dari segala bentuk drama, selaku ketua panitia yang ketiban sampur tahun ini, secara pribadi saya tetap sangat terbantu oleh seluruh tim dengan segala bentuk bantuan yang mereka telah sumbangkan untuk kegiatan ini.

Dan terlepas dari tangan sakti para panitia dalam menyiapkan acara, selaku panitia juga mengucapkan rasa terima kasih kami untuk seluruh pihak yang mendukung sehingga acara ini dapat terselenggara dengan sangat baik. Terima kasih kepada :

1. Dekranasda Provinsi Jawa Timur
2. Debindo Mitra Tama
3. Bank Jatim
4. Hotel Grand Dafam Surabaya
5. Purbasari
6. Le Minerale
7. Sarironce
8. Petrokimia Gresik
9. Ningrum Catering
10. Dian Art
11. Lamya Official
12. Arinz Fashion Design

Semoga pemenang dan seluruh finalis dapat mengemban tugas barunya dan memegang komitmen untuk bertugas dengan baik bersama Paguyuban Duta Batik Jawa Timur, APBJ dan juga pemerintah provinsi Jawa Timur dalam hal pelestarian dan mempromosikan batik Jawa Timur baik di tingkat naisonal hingga mancanegara.

(Adm/Zan)