1/29/25

Magang WFH di MIP [Maestría Internship Program]


Wah, nggak terasa nih udah sampai batch 7 di tahun 2025 ini. Yaps, selamat datang di Maestría Internship Program [MIP]. Sedikit lagi langkah kalian akan semakin dekat dengan rumah baru kalian. Semoga platform sederhana ini bisa menjadi ruang berkarya, berekspresi dan bertumbuh secara positif untuk kalian ya. Aamiin...

Kilas balik kenapa aku ngadain program MIP ini. Pertama, karena saat pandemi ada mahasiswa yang mengirimkan pesan dan menanyakan program magang WFH di Maestría. Setelah aku telusuri, ternyata saat pandemi dan kegiatan perkuliahan luring ditiadakan, akhirnya banyak mahasiswa yang mudik dan beberapa mahasiswa yang saat itu harusnya mengambil magang mengalami kendala. Banyak orang tua yang juga masih parno jika anaknya harus magang offline. Apalagi saat itu belum ada vaksin covid-19, kalian yang mengalami era itu pasti sudah bisa membayangkan betapa mencekamnya saat itu. Di sisi lain, mahasiswa juga tetap ingin bisa lulus tepat waktu, sehingga mereka mencoba mencari-cari tempat magang yang menyediakan program magang WFH. Salah satu mahasiswa juga bercerita, karena situasi mencekam saat itu akhirnya kampus tempat dia belajar mengijinkan magang WFH dan dapat dikonversikan ke SKS mata kuliah asalkan mendapatkan bukti magang seperti surat keterangan magang atau sertifikat apresiasi.

Tapi ada alasan kedua, yang saat itu cukup banyak dituliskan oleh beberapa netizen di kontenku tentang Review CV Anak Magang. Banyak yang menilai bahwa program magang zaman sekarang terlalu "berat". Karena syaratnya harus memiliki "pengalaman". Aku berpikir bahwa :

Kalau semua pendaftaran magang hanya menerima yang sudah berpengalaman, lantas siapa yang akan memberi pengalaman untuk mereka yang belum berpengalaman agar jadi berpengalaman?

Maaf agak mbulet yak kata-katanya. Haha.. semoga bisa dipahami.

Pertimbangan ketiga, kenapa program MIP ini mantab untuk dilanjutkan adalah karena seiring berjalannya program ini aku juga memperhatikan bahwa magang bisa jadi metode self development yang cukup ampuh. Karena langsung praktik, langsung megang project dan seluruh peserta memiliki karya/portofolio yang bisa mereka jadikan bahan flexing ketika nanti mencari beasiswa atau terjun di dunia kerja. Jadi mereka nggak "kosong", ada something yang sudah dia lakukan selama magang ini. Dan tentu ini sejalan dengan visi Maestría sebagai platform pengembangan diri melalui aktivitas pendidikan non-formal.

Sistem seleksi kami tidak sulit tapi kami sedikit mencoba mengadopsi sistem rekrutmen program management trainee di Indonesia dengan harapan sedini mungkin teman-teman calon peserta agak mulai familiar dengan sistem ini dan mulai bisa mengukur diri.

Usai teman-teman dinyatakan lolos seleksi administrasi meliputi CV, portofolio, short esssay, tahapan selanjutnya adalah FGD, presentasi dan wawancara panel dengan tim Maestría. Untuk tugas presentasi, silahkan teman-teman siapkan hal-hal berikut :

  1. Materi presentasi dengan power point atau canva yang memuat satu ide program kalian sesuai dengan divisi yang telah kalian pilih maksimal 5 slide (tidak termasuk slide judul dan slide penutup). Ide program boleh dilaksanakan secara online maupun offline. Pertimbangkan sistem magang WFH yang artinya semua koordinasi dan komunikasi akan lebih dominan dilakukan secara online. Namun tidak menutup kemungkinan jika akan ada pertemuan offline apabila memungkinkan.
  2. Tidak ada format khusus tapi hal terpenting bisa memberikan gambaran ide program dan bagaimana strategi kalian melaksanakan ide program tersebut secara realistis, boleh ditambahkan analisa SWOT dan kaidah 5W+1H. Sangat diperbolehkan jika ingin berkolaborasi dengan narasumber, tokoh, institusi, organisasi lain selama bisa menyukseskan ide tersebut.
  3. Presentasi maksimal 4 menit sehingga teman-teman perlu fokus terhadap inti program saja dan dilanjutkan FGD.
  4. Urutan presentasi akan diinformasikan lebih lanjut oleh admin Min Mae.
  5. Materi presentasi mohon direname dengan format [nama lengkap]_[divisi yang dipilih] contoh: Berdit Zanzabela_Divisi Edukasi
  6. Materi presentasi dikirimkan sesuai dengan batas maksimal yang diinformasikan oleh Min Mae melalui WA
Bagi kalian yang masih bingung, harus membuat ide program seperti apa? Nah, teman-teman bisa mengamati program-program yang sudah berjalan di Maestría. Semua aktivitas kami baik online maupun offline sudah diunggah di akun instagram @maestria.id jadi selamat stalking! Kalian juga sangat boleh memodifikasi program-program dari platform lain namun tetap dimodifikasi sekreatif mungkin.

Gambaran program rutin di Maestría :

  • Program BERKELAS, ikutan kelas yang bikin kamu berkelas! = program cuma-cuma untuk memberikan fasilitas belajar public speaking dengan menggunakan aplikasi Whatsapp group call atau dikemas dengan konsep webinar. Program ini biasanya dilaksanakan rutin tiap 1 minggu 1x
  • Program Resolusi = konseling dengan psikolog untuk mengenal karakter diri dan pemetaan karir sedini mungkin
  • KOPDAR (Kopi daring) = ngobrol seputar pengembangan diri melalui live instagram / TikTok
  • Program sertifikasi profesi, Jadi Kompeten = pelatihan dan uji kompetensi berlisensi BNSP atau Kemdikbud untuk skema public speaking, master of ceremony, public relation, dll
  • Daily konten = berbagi konten-konten edukasi seputar pengembangan diri berupa video, microblog, info grafis, dll.
  • Fun Challenge = belajar seru dengan berbagai challenge seperti VO challenge, baca berita, MC challenge, dll
  • Maestría Goes to School/Campus = bekerjasama dengan akademi, pondok pesantren, sekolah menengah hingga perguruan tinggi untuk workshop atau kuliah tamu mengenai public speaking, konten kreator dan pengembangan diri
  • Casting Call = program kerjasama dengan stasiun TV untuk mengadakan workshop dan seleksi penyiar tv (berita maupun hiburan)
  • News Presenter Competition = kompetisi baca berita tingkat nasional yang dilaksanakan secara virtual
  • Ramadhan Gathering = meet up dan sharing seru dengan Gengstría yang ingin belajar hal baru. Bisa diisi dengan kegiatan beauty class, melukis, merangkai bunga, dll. Kegiatan ini diadakan luring dengan menjalin kerjasama dengan mitra
  • Offcamship = program mentorship pengembangan diri dan sesi curhat dengan mengizinkan peserta menggunakan akun fiktif jika dirasa tidak percaya diri/malu
  • Lomba fotografi dan poster dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional
Semangat ya teman-teman. Jika ada yang ingin ditanyakan, bisa DM atau WA Min Mae. See you!

1/13/25

Tipe Perkuliahan di Luar Negeri : Coursework or Research?

Dok. Praktisi Mengajar di STKIP PGRI Trenggalek

Catatan kecil di tengah-tengah pusingnya memperdalam informasi kampus dan jurusan untuk dituliskan di study objective dan esai personal statement beasiswa, menyempatkan untuk menulis ini. Semoga bisa sedikit membantu teman-teman yang juga sedang berjuang bersama untuk ngedapetin beasiswa. Ahh tetap menyerah, jangan semangat. Sambat dikit biar nggak tekanan batin *lol ^^

Kalau di jenjang S1, biasanya di awal perkuliahan ada matrikulasi dan lanjut kuliah di kelas dengan semua mata kuliah wajib yang sudah ditentukan. Lanjut ke semester berikutnya selain mengikuti mata kuliah wajib juga mulai bisa memilih mata kuliah pilihan (tergantung banyaknya jumlah SKS yang bisa diambil per semester, biasanya dipengaruhi oleh nilai IPK). Kalau di luar negeri, sistem perkuliahan yang seperti ini maksudnya ya taught atau coursework programs. Kalau by research, ya sesuai namanya jadi lebih concern dan fokus ke penelitian.

Meskipun keduanya untuk program pasca sarjana, menuju gelar master atau doktor, ada perbedaan antara keduanya. Apa itu? Cekidot…

Program Coursework

  1. Kurikulum terstruktur: Mahasiswa mengikuti kelas kuliah, seminar dan workshop (durasi 1-2 tahun).
  2. Kelas dan tugas: Penekanan pada modul yang diajarkan, ada ujian (kalau di Indonesia ada UTS dan UAS) dan penilaian.
  3. Komponen penelitian: Proyek penelitian skala kecil atau tesis/disertasi (6-12 bulan).
  4. Pengembangan keterampilan: Fokus pada metode penelitian lanjutan, pemikiran kritis dan keahlian subjek.
  5. Durasi biasanya 2-3 tahun.


Program Research (Penelitian)

  1. Fokus penelitian asli: Mahasiswa melakukan penelitian independen di bawah bimbingan supervisor/profesor.
  2. Kursus minimal: Mungkin termasuk kursus metode penelitian atau seminar.
  3. Tesis/disertasi: Fokus utama adalah menghasilkan kontribusi penelitian asli yang dapat dipublikasikan.
  4. Studi independen: Mahasiswa bekerja sama dengan pembimbing, dengan otonomi signifikan.
  5. Durasi lebih lama, biasanya 3-6 tahun.

Kalau aku sendiri karna ingin memperdalam ilmu secara menyeluruh, merasa buntu sekali karena lama nggak kuliah, apalagi S1 dan S2ku nggak linear, pengetahuan teoritisku kayaknya ngerasa sangat amat kureeeeng banget. Jadi aku prefer untuk ambil taught programs sih. Nah kalian juga bisa menentukan sesuai dengan future goals kalian ya!

Kampus di Indonesia yang menyediakan program serupa untuk pascasarjana juga ada kok. Tapi istilahnya kelas jalur reguler (coursework) dan jalur penelitian.  Yang setahuku ada, di  Universitas Airlangga, Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada. Kayaknya aku kurang update untuk kampus-kampus lainnya, kalau kalian tahu bisa tulis di kolom komentar ya. Dan bahkan aku pernah membaca di beberapa jalur masuk perguruan tinggi indonesia, selain 2 kategori di atas, ada juga program jalur kerjasama. Sekilas ngobrol dengan salah satu pejabat publik, jalur kerjasama ini memang dari segi biaya lebih mahal. Tapi karna aku nggak memperdalam informasi seputar jalur kerjasama ini, jadi aku nggak bisa nulis banyak.

Oiya, untuk kalian yang nyari beasiswa dan kuwalahan untuk browsing informasi jurusan ilmu komunikasi (dan yang serumpun) di kampus internasional, udah aku rangkum! Kalian bisa klik di sini.

Terima kasih sudah mampir. See you!

1/6/25

Suasana Casting di Inilah.com

 


Kayaknya kalian belum familiar dengan nama instansi ini ya? Sama dong!

Semoga tulisan ini bisa menjadi tambahan referensi untuk kalian yang sedang mencari sumber informasi valid tentang perusahaan ini. Kita mulai, let's go!

Kalau ngebahas usia perusahaan, inilah.com hampir sepantaran dengan detik.com, jadi bisa dibilang lumayan usia matang, bukan newbie. Untuk lokasi kantornya di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di maps ketik aja "inilah.com" nanti akan muncul komplit dengan nama PT. Indonesia News Center. Suasana kantornya homey, ini bisa cocok untuk kalian yang nyari suasana kantor yang nggak kaku kayak "kantor" banget. Kalau kalian akan interview kerja disini, setidaknya ini sekilas gambaran tentang suasana kantornya.

Sebenarnya aku ke kantor ini untuk keperluan interview, aku dapat info dari temenku sesama jurnalis kalau kenalan dia sedang mencari host untuk podcast. Hari Jum'at langsung ngontak dan di hari yang sama dapat chat undangan interview dengan HR di hari Seninnya.

Karna saat ini masih ada pekerjaan di kantor lain, jadi aku berangkat hanya berbekal cinta dan kasih sayang untuk interview. Nggak kepikiran juga harus ganti baju, ya udah pakek seragam ala kadar gini. Dan tahu nggak? Tentu aja nggak tahu, kan baru mau aku kasih tahu haha... 

Begitu masuk ruangan, disambutlah dengan kamera, lighting dan teleprompternya. Ada eksekutif produser bilang, "siap-siap casting ya. Boleh prepare dulu".

Alamaakkk.. apa yang mau diprepare? Nggak grooming blasss euy, cuma pakek kemeja dan jaketan, hijab juga nggak styling proper. Karna ngehnya adalah interview aja. Aku coba baca chat HR lagi, apa aku salah baca dan benerrr kok tulisannya interview doang. Tapi kan ya udahlah, masak mau debat publik dulu.

Bagi teman-teman yang ngedaftar untuk jadi host atau penyiar, jadi siap-siap aja deh untuk dadakan-dadakan begini. Artinya ya, pengalaman, jam terbang, skill, nggak bisa bohong, nggak bisa di-setting. Kalau udah di luar kepala, ya akan bisa aja kok.

Dan pelajaran untuk diriku sendiri adalah selalu standby minimal blazer dan bawa lipstick plus minimal cushion, semisal ada tahu bulat di luar prediksi BMKG gini, setidaknya lumayan lah ya agak ready. Oke lanjut, akhirnya casting.

Eksekutif produser namanya mas Ferdi Ilyas (dia juga penyiar di CNN) langsung ngasih brief singkat dan script yang akan dibaca. Style pembawaan beritanya bener-bener Gen Z ala ala mewing rizz positive aura dah! Jadi pembawaan penyiar berita ala ala media terestrial yang lugas, formal, hard news banget akan nggak berlaku disini. Story telling style, ada ala ala julidnya dikit, bayangannya kayak seolah kita sedang ngobrol sama temen, lebih agak santai menurutku. Tapi karna mungkin belum terlalu biasa, aku pun masih penyesuaian.

Memang hanya 1 berita saja, tapi durasinya sekitar 3menitan. Harusss atur nafas ya sayy. Untung sambil duduk, jadi agak lumayan rileks. Begitu selesai, lanjut ngobrol santai dengan mas Ferdi sebagai user nantinya. Nggak usah dibayangin pertanyaannya bakal susah kayak kalkulus, enggaaakk kok! Lumayan santai, intinya kita dikenalin sama program-program apa yang akan dibawain ketika diterima. Oiya, tupoksi utama memang jadi host podcast ya tapi di momen tertentu utamanya saat big event, akan diminta juga untuk menulis berita.

Menurutku yang dicari memang bukan yang fase belajar atau minta diajari ya. Makanya mereka pun nggak menerima yang fresh graduate. Dan ternyata sepemikiran, mas Ferdi pun juga menyampaikan ini.

Oiya teman-teman, bagi yang pemula, newbie, masih belajar dan masih memperbanyak jam terbang, jangan pesimis dulu, jangan suudzan dulu. Setiap instansi ketika membuka rekrutmen pasti punya 'warnanya' masing-masing. Dan ini juga dipengaruhi dengan tupoksi, ruang lingkup pekerjaan, dll. Kalau posisi di inilah.com yang sedang dibuka ini mereka menyesuaikan dengan load kerja yang kian hari kian padat. Podcast dengan pejabat publik yang sering dadakan, sering berubah karna padatnya jadwal mereka, dll. Maka nggak heran kalau mereka memang mencari yang sudah ready to go.

Setelah selesai ngobrol dengan eksekutif produser, berlanjut interview dengan HR namanya Mbak Olga. Tenaaaang, nggak saklek juga. Kan tadi udah aku prolog kalau suasana kantornya aja homey kok. Santai kok, kayak ngobrol biasa aja. Ketika disscuss dengan HR, pembahasannya lebih tentang sistem kerja, benefit yang didapat, termasuk jenjang karir.

Dari kesimpulanku mendengar penjelasan mbak Olga, kantor ini termasuk yang greenflag perihal jenjang karir. Dan sangat open kepada semua staf, selama kamu kompeten ya bisa aja dapat promosi. Nggak yang harus ada syarat pendidikan linear, harus S1 S2 apa S10 dulu baru bisa promosi. Jadi sepertinya akan lebih fair untuk staf berprestasi disana. Kira-kira gambarannya dari staf, naik ke supervisor lalu posisi head.

Selain gaji pokok, untuk tunjangan pun lumayan kok. Ada tunjangan kehadiran, tunjangan jabatan, tunjangan transportasi, BPJS. Semoga aku nggak kelupaan nyebutin yang lainnya ya hehe..

Sebagaimana pekerjaan full time pada umumnya, ya 9 to 5 misal kamu dateng jam 10 ya agak tambahin pulangnya jadi jam 6. Tapi untuk libur bisa kondisional. Sistemnya 6 hari kerja, 1 hari libur. Jatah seminggu, libur 1x dan semisal dalam seminggu itu jatah libur tidak diambil maka bisa dirangkap akumulasi untuk minggu depannya lagi. Menurutku ini lumayan humanis.

Dan setelah aku tanya-tanya, memang sistem WFH belum diberlakukan untuk saat ini. Aku pun menanyakan dan mengajukan ke manajemen tentang sistem full time ini acuannya harus kehadiran di kantor artinya WFO, atau bisa by output artinya darimana pun asal output kerjaan ada dan beres maka bisa dihitung dia setiap hari ada output yang dikerjain.

HRnya juga cukup welcome jika ada diskusi seperti ini. Ya meskipun hamba sebagai kaum sudra apalah apalah ini sadar diri, ya apapun yang terjadi kan hamba bukan pemilik perusahaan. Jadi yo wes manut wae hahaha... masih mau didiskusikan HR dengan manajemen kok.

Dan selesaiiii. Kembali nguliiii.

Sekian dulu, kapan-kapan lanjut. Terima kasih sudah mampir.

Fully Funded: YSEALI CREATORS CO-LAB 2025

 


Tulisan perdana di 2025, kembali ke mode "berburu" program berfaedah nan fully funded. Oh tentu saja, ini masih proses pendaftaran kok. Dan tentu saja kalian yang membaca tulisan ini juga bisa mendaftarkan diri (selama masa pendaftaran belum ditutup).

Tulisan ini tentang bootcamp yang diadakan oleh YSEALI ditujukan untuk para digital creators yang ada di Southeast Asia termasuk Indonesia. Nah, untuk informasinya bisa diakses di Creators Co Lab (di sini) sekaligus online formnya bisa diakses di situs yang sama.

Bootcamp ini akan dilaksanakan secara daring tanggal 5-6 April 2025 dan luring selama 5 hari tanggal 28 Mei sampai 1 Juni 2025 di Manila, Filipina.

Oiya, isian di form pendaftarannya lumayan banyak dan perlu mengingat portofolio di bidang konten kreator. Menurutku nggak bisa diisi mode dadakan tahu bulat. Jadi harus luangkan waktu khusus untuk ngisi formnya.

Online form YSEALI Creators Lab 2025

Total ada 43 pertanyaan yang harus dijawab dan diisi oleh calon kandidat. 43 pertanyaan itu ada pertanyaan esai, check box, dan yes/no question. Tenang tenang, enggak semua muanya esai kok. Mabuk ntar >_<

Sambil kalian inget-inget lagi deh dulu pernah ikut workshop or training apa yang bidangnya masih berkaitan dengan konten kreator dan yang serumpun. Selain itu pernah kolaborasi project apa dan sama siapa aja, sama content creator lain atau sama institusi? Ceritain juga sebagai konten kreator, kalian concern di hal apa, tentang isu apa?

Khaaannn makanya aku bilang tadi isi formnya nggak bisa dadakan tahu bulat!

Aku spill pertanyaan esainya ya. Maksimal ditulis dengan 200 kata aja kok.



Renungkan baik-baik. Kalau semisal nggak yakin sama tulisan sendiri, bisa minta bantuan guru, mentor, teman, senior atau siapapun yang kalian anggap mereka mampu dan mau ngasih masukan. Karena insight dari mereka akan ngebantu menyempurnakan jawaban kalian.

Akhirnya udah submit. Bissmillah...


Jangan sedih, nggak cuma itu aja. Hampir kelupaan nulis. Jadi salah satu persyaratan lainnya untuk pendaftaran program ini adalah membuat video tentang profile singkat, concern konten kalian tentang apa dan motivasi mengikuti program berdurasi 1-2 menit. Komplit lah sudah! Program ini cocok untuk kalian yang senang mempersulit hidup, menambah beban diri sendiri, padahal hidup udah berat beut yak. Hehehe..

Terima kasih sudah mampir ya!

(Adm/Zan)