9/2/26

TRENGGALEK : PERDA PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF

 Seringnya kalau nyebut ekonomi kreatif, kepikirnya kota besar kayak Jakarta atau Surabaya.

“Ah… Trenggalek, kabupaten doang. Sawah (pertanian) dan wisata cukup kok!”

Perda Pengembangan Ekraf sudah masuk prolegda perubahan tahun 2026

Pernah denger tentang diversifikasi pangan? Biar nggak melulu hanya bergantung sama beras. Tapi juga makan kimpul, singkong, dan variasi sumber karbo lain. Kan tujuannya nggak kemudian nggak boleh makan nasi kan?

Sumber perekonomian yg didiversifikasi, maka ada alternatif sumber perekonomian juga. Membuka lapangan pekerjaan dari ide-ide kreatif. Dan ketika memberikan konsentrasi terhadap pengembangan ekonomi kreatif lokal bukan lantas mengeliminasi komoditas pertanian, sawah, laut apalagi potensi wisata. Terus biar apa?

Pertemuan Komite Ekraf Trenggalek

Biar pelaku kreatif lokal yg concern di fashion, kriya, film, desain, musik, animasi dll punya ekosistem di daerah asalnya. Contoh promosi paket wisatanya sambil include jasa drone, hasil kreativitas video ini kan juga masuk sub sektor ekonomi kreatif. Next, anak-anak yang bikin brand dan punya IP nggak melulu harus merantau. Ya merantau juga gpp tapi pas pulang, ekosistemnya mendukung untuk tetap berkreativitas. Stay di #Trenggalek dan punya clientnya luar Nggalek juga gpp ding. Hehe..

Terus yang disebut punya aset nggak melulu berupa tanah dan seribu rumah tetapi bisa juga dalam bentuk intellectual property (IP). Orang-orang udah sepaham dengan ini. Kalian create acara, punya kanal podcast atau IP lain, rawatlah.

Oiya.. penentuan jenis sub sektornya bukan sekedar unggulan tetapi yang menjadi sub sektor lokomotif. Sub sektor yg bisa menarik pertumbuhan di sub sektor lain. Kayak gerbong lokomotif kereta yang narik gerbong belakangnya.

Seni pertunjukan yang digarap serius, maka imbasnya ke pelaku sektor lainnya. Kalau ditulis terus bisa se-koran, jadi segitu dulu aja. Hehe..

Dan komitmen pengembangan ekraf ini selain komunitas dan komitmen hexahelix, juga perlu payung hukumnya. Nah yang punya peran terkait perda (peraturan daerah) ini tentu saja legislatif. Terima kasih Ketua DPRD, Pak Doding Rahmadi dan Ketua Komisi II DPRD, Pak Mugianto Obeng 🙏🏻 Matur suwun rekan-rekan segenap Komite Ekraf Trenggalek sudah membersamai 🩵

(Adm/Zan)

9/1/26

JADI TUTOR UNIVERSITAS TERBUKA

Blog usang ini aku jadikan museum tertulis untuk mengabadikan jejak-jejak masa muda *aszekkk

Mungkin nantinya akan dibaca oleh cucu cicit kalau tingkah polah eyang buyutnya ini adaaaa aja, nggak berhenti-henti. Ya biar mereka nggak mageran, ada role model eyang buyutnya Hehe.. kidding..

Tulisan kali ini sharing tentang tutor tuton Universitas Terbuka. Sebenarnya rangkaian pendaftaran dan seleksi, lanjut pelatihan tutor sudah berlangsung beberapa pekan lalu tapi baru sempet nulis.

Bagi yang punya passion ngajar, interaksi dengan orang baru kayaknya kalian akan cocok menjadi tutor. Syarat dan ketentuannya gimana? 

Pendidikan minimal jenjang S2 di PTN/PTS minimal akreditasi B, memiliki pengalaman kepraktisian yang sesuai dengan mata kuliah yang akan dipilih, memiliki pengalaman mengajar/memberi pelatihan minimal 2 tahun, belum pernah menjadi tutor untuk Tutor Tatap Muka maupun Tutor Online Universitas Terbuka, mampu mengoperasikan komputer, tidak berstatus sebagai mahasiswa UT baik jenjang S1, S2 maupun S3, dan lain-lain bisa akses di websitenya ut.ac.id.

Alur Pendaftaran Tutor Universitas Terbuka

Sedangkan alur pendaftaran, aku capture ya dari official websitenya. Pendaftar harus login dan membuat akun di website tutor.ut.ac.id terlebih dahulu dan mulai melengkapi biodata dan dokumen persyaratan. Setelah itu, akan ada jangka waktu seleksi dan bagi yang lolos akan lanjut ke tahap pelatihan tutor. Untuk webinar tidak memakai platform zoom, tetapi Microsoft Teams. Jadi usahakan untuk install terlebih dahulu. Oiya, semua pemberitahuan informasi link webinar hanya akan disampaikan melalui e-mail yang terdaftar pada akun. Pastikan mengecek berkala e-mail Anda ya.

Sesi webinar pelatihan

Setelah 1 hari webinar pelatihan, dilanjutkan dengan pengerjaan tugas-tugas di website etraining.ut.ac.id sekaligus kelas simulasi agar calon tutor mendapatkan gambaran bagaimana nanti menjalankan fitur di dalam etraining.

Catatan penting untuk rekan-rekan yang ingin berhasil di tahap pelatihan, tugas harus dikerjakan sesuai dengan instruksi. Jangan improvisasi yang tidak perlu. Misalnya diminta untuk membuat video maksimal 2 menit, maka hal-hal yang disampaikan jangan melebihi, lebih baik buat batasan misalnya maksimal 1 menit 50 detik. Menurut saya, bahkan kelebihan 1 detik pun jangan. Diikuti saja sesuai instruksi. Tapi kalau kreativitas dalam membuat video perkenalan, boleh sekreatifnya namun tetap dalam tataran video pembelajaran (pembawaan formal atau semi formal) bukan pembawaan seperti video konten TikTok ya. Nggak perlu visual hook, text hook dan efek transisi yang jedag jedug. Hehehe…

Contoh Tugas Video Perkenalan Tutor Universitas Terbuka

Contoh Video Sapaan Tuton Universitas Terbuka

Bagi pengguna ipad, ada fitur link embed yang tidak bisa kita copy melalui kanal YouTube sehingga memerlukan laptop atau pc. Jangan seperti saya, kebingungan karena tidak bisa menemukan fitur copy link embeded di youtube. Untung kecurigaan saya terbukti, karena ipad. Akhirnya saya meminta bantuan teman untuk meng-copy link embeded melalui komputer miliknya dan dikirimkan ke saya.

Bagi yang lolos, di akun kalian akan tertulis Lulus di bagian hasil pelatihan (kanan)

Setelah selesai, saatnya menunggu pengumuman hasil pelatihan. Jika lulus, Anda dinyatakan resmi menjadi tutor Universitas Terbuka dan akan mendapatkan surat tugas dari fakultas.


Tutor online masih akan berjalan tanggal 14 September - 2 November 2026.

Ada yang tertarik menjadi tutor di UT? (Adm/Zan)