Desa Wisata Munjungan, The Real Local Wisdom
Bazar Pertama Hijab Batik & Lurik
Bazar pertama Hijab Batik dan Hijab Lurik di acara Bank & UMKM Expo 2016 di Grand City Exhibition tanggal 11-14 Februari 2015.
New upload Hijab Batik dan Hijab Lurik
1. Wujud rasa peduli dan keinginan berbagi terhadap sesama yang kurang mampu. Dengan membeli produk ini, anda telah ikut menyumbang kepada saudara yang kurang mampu.
Kalian dapat produknya, dan berbagi kebaikannya.
Whatsapp: 085233666976
Line: zanzabela
Instagram: gabucu / zanza_bela
FB: www.facebook.com/Galeri.BuCu2
Postingan pertama tahun 2016
![]() |
| Jawa Pos edisi 30 Desember 2015 |
| Jawa Pos edisi 15 Desember 2015 |
Perkenalan Hijab Batik & Lurik by Alabela.ID
![]() |
| Hijab Batik by Alabela.ID |
Mungkin melalui produk ini saya ingin mencoba menjawab quote Pak Ridwan Kamil. Meskipun saya masih bingung, letak inspirasinya di sebelah mana. Hahaha... Saya hanya remaja nyentrik yang ingin berpartisipasi aktif mencintai budaya lokal Indonesia yaitu batik dan lurik serta sedikit membantu sosial masyarakat bahkan lingkungan.
Misi tersebut dikemas dalam campaign Care Share Family (CSF). Pembeli yang membeli produk ini, maka turut andil dalam mendukung campaign CSF.
Campaign CSF ini meliputi 3 hal, yaitu:
1. Wujud rasa peduli dan keinginan berbagi terhadap sesama yang kurang mampu. Dengan membeli produk ini, anda telah ikut memberikan bantuan kepada saudara yang kurang mampu (berupa donasi ataupun pelatihan keterampilan).
2. Wujud rasa peduli dan cinta terhadap batik dan lurik sebagai bagian dari budaya khas Indonesia.
3. Mendukung gerakan "Say No to Batik Print", karena batik yang digunakan adalah batik tulis dan batik cap. Sedangkan lurik yang dipakai adalah ATBM atau handwoven. Ingat ya, yang selama ini disebut batik print hanyalah tekstil bermotif batik.
Kalian dapat produknya, dan berbagi kebaikannya.
We cARE, We shARE. Yes we ARE!
![]() |
| Perca by Zanzabela |
Jika Soekarno Masih Hidup, Tak Ada Freeport di Papua
Banyak tirai tirai misteri untuk saudaraku di Papua, doa bersama karena kita saudara
Presiden John F Kennedy tewas ditembak pada 22 November 1963. Kematian Kennedy masih menjadi misteri hingga saat ini. Dia adalah sahabat dekat Presiden Soekarno. Kematian Kennedy langsung mengubah peta politik dunia.
"Kennedy berpikiran progresif. Ketika aku membicarakan masalah bantuan kami, dia mengerti. Dia setuju. Seandainya Presiden Kennedy masih hidup tentu kedua negara tak akan berseberangan sejauh ini," kata Soekarno menyesali tragedi ini dalam biografinya yang ditulis Cindy Adams.
Sebagian pihak menilai pembunuhan Kennedy penuh nuansa politis. Apa hubungan Kennedy dengan penggalian emas PT Freeport?
Lisa Pease membeberkan hal itu dalam artikel berjudul 'JFK, Indonesia, CIA, and Freeport' di majalah Probe tahun 1996. Tulisan ini juga disimpan dalam National Archive di Washington DC.
Freeport ternyata sudah lama mengincar Papua. Tahun 1959, perusahaan Freeport Sulphur nyaris bangkrut karena tambang mereka di Kuba dinasionalisasi oleh Fidel Castro. Dalam artikel itu disebut berkali-kali CEO Freeport Sulphur merencanakan upaya pembunuhan terhadap Castro, namun berkali-kali pula menemui kegagalan.
Di tengah kondisi perusahaan yang terancam hancur itu pada Agustus 1959, Forbes Wilson yang menjabat sebagai Direktur Freeport Sulphur menemui Direktur Pelaksana East Borneo Company, Jan van Gruisen.
Gruisen bercerita dirinya menemukan laporan penelitian di Gunung Ersberg (Gunung Tembaga) di Irian Barat yang ditulis Jean Jaques Dozy di tahun 1936. Disebutkan tembaga di gunung ini tak perlu susah-susah digali. Ibarat kata tinggal meraup, karena tembaga berada di atas tanah.
Wilson tertarik dan mulai mengadakan survei ke Papua. Dia setengah gila kegirangan karena menemukan gunung itu tak hanya berisi tembaga tapi emas! Ya, dia menemukan gunung emas di Papua.
Tahun 1960, suasana di Papua tegang. Soekarno berusaha merebut Papua dari Belanda lewat operasi militer yang diberi nama Trikora. Freeport yang mau menjalin kerjasama dengan Belanda lewat East Borneo Company pun belingsatan. Kalau Papua jatuh ke Indonesia bisa runyam urusannya. Mereka jelas tak mau kehilangan gunung emas itu.
Wilson disebutkan berusaha meminta bantuan John F Kennedy. Tapi si Presiden AS itu malah kelihatan mendukung Soekarno. John pula yang mengirimkan adiknya Bob Kennedy untuk menekan pemerintah Belanda agar tak mempertahankan Papua. JFK juga yang mengancam Belanda akan menghentikan bantuan Marshall Plan jika ngotot mempertahankan Irian Barat. Belanda yang saat itu memerlukan bantuan dana segar untuk membangun kembali negerinya dari puing-puing kehancuran akibat Perang Dunia II, terpaksa menurut.
Agaknya Belanda pun tak tahu ada gunung emas di Papua sehingga mereka menurut saja disuruh mundur oleh AS.
Kontrak Freeport pun buyar. Apalagi Soekarno selalu menolak perusahaan asing menancapkan kaki mereka di Papua. Pada perusahaan minyak asing yang sudah kadung beroperasi di Riau, Soekarno meminta jatah 60 persen untuk rakyat Indonesia.
Kekesalan mereka bertambah, Kennedy akan menyiapkan paket bantuan ekonomi kepada Indonesia sebesar 11 juta AS dengan melibatkan IMF dan Bank Dunia.
Sebutir peluru menghentikan langkah Kennedy. Kebijakan pengganti Kennedy langsung bertolak belakang. Indonesia pun makin jauh dari AS dan semakin mesra dengan Blok Timur yang berbau komunis.
Tragedi September 1965 menghancurkan Soekarno. Dia yang keras menolak modal asing, digantikan Soeharto.
Setelah dilantik, Soeharto segera meneken pengesahan Undang-undang Penanaman Modal Asing pada 1967. Freepot menjadi perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Soeharto.
Ironisnya, pemerintah Indonesia hanya dapat jatah 1 persen. Kontras sekali dengan apa yang diperjuangkan Soekarno.
Kalau JFK dan Soekarno masih ada, tak akan ada Freeport di Papua.
sumber : wwwdotmerdekadotcom/peristiwa/kalau-soekarno-masih-hidup-tak-akan-ada-freeport-di-papua.html
(Share dari teman facebook)
Kabupaten Trenggalek di Ragam Indonesia Trans7
![]() |
| Liputan di Sego Gegok, Bendungan dan malamnya dilanjut makan malam bersama |
![]() |
| Liputan di warung Bu Chusnul, nasi pindang sapi |
![]() |
| Liputan Nasi Pindang Sapi |








