9/19/18

Asuransi Sambil Berwakaf

Touch of Yellow (Doc. Hijabee Surabaya)

Sering ya membaca tulisan "tanah ini diwakafkan" di tengah lahan luas.

Ketika disebutkan kata “wakaf”, apa hal pertama yang terlintas di pikiran kalian?

Ehmm.. mungkin sebidang tanah atau pembangunan masjid ya?

Nah, berbicara tentang wakaf nih, kalian sudah tahu belum kalau ternyata wakaf dan asuransi bisa dilakukan dalam waktu yang bersamaan?

Sudah ada nih produk asuransi yang sekaligus memungkinkan pemegang polis untuk berwakaf. Salah satu produknya adalah Asuransi Brilliance Hasanah Maxima (ABHM) dari @sunlife_id. Melalui produk ini, pemegang polisi mendapat tiga pilihan untuk mewakafkan manfaat asuransinya.

Pertama, nasabah yang masih hidup bisa mewakafkan dana investasinya. Yang kedua, nasabah baru bisa mewakafkan dana dari asuransinya ketika sudah meninggal. Dan pilihan terakhir, ada asuransi wakaf berjangka. Nasabah bisa berwakaf setiap bulan bersamaan dengan pembayaran ansuransi (dream.co.id)

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima merupakan produk asuransi syariah yang menyatukan antara manfaat asuransi dan fasilitas wakaf untuk memaksimalkan potensi kehidupan Anda dan keluarga, kini dan masa yang akan datang. Lalu dana wakaf tersebut akan disalurkan untuk digunakan pada Rumah Sakit Dhuafa AK Media Sribhawono yang terdapat di Lampung Timur.

Menurut MUI, program wakaf  sekaligus asuransi yang dilakukan Sunlife merupakan program positif dan perlu dilakukan oleh pihak lain (www.salmanbiroe.com).



Oiya di acara ini, ada doorprize juga lho untuk 2 penanya dengan pertanyaan terbaik versi penyelanggara acara. Awalnya aku bertanya karena memang ingin tahu, tapi ternyata beruntung dapat hadiah. Apalagi hadiahnya produk Laneige. Yaakk, sejujurnya 1 bulan lalu berniat beli produk ini karena dapat info dari teman kalau ada promo 500K. Nahan dulu, dan justru sebulan kemudian dapat secara cuma-cuma. Alhamdulillah. Lho kok jadi curcol, hehehe.

Foto bersama Jenahara Nasution
Oiya, di acara ini ada fashion designer hits yang hadir lho. Yaps, kak Jenahara yang juga berbagi pengalamannya berwakaf dan asuransi. Selain itu, kak Jenahara juga sedang mendirikan komunitas yang menggalakkan gerakan berwakaf lhooo (mengkampanyekan gerakan ayo berwakaf). So inspiring.

Terima kasih Sun Life dan Kak @jenaharanasution sudah berbagi. Dan terima kasih @dreamcoid sudah mengajak kami bergabung di acara ini 😄

Terima kasih telah membaca.
9/2/18

Lokakarya Wirausaha USAID


Hari ini adalah hari terakhir saya mengikuti kegiatan lokakarya kewirausahaan yang diadakan oleh Yayasan Prestasi Junior Indonesia USAID. Acara ini dilaksanakan mulai tanggal 1 September 2018 di Aula Prigi, Bukit Jaas Permai. Dan ternyata, acara kewirausahaan ini sudah pernah dilaksanakan sebelumnya namun dengan tajuk yang berbeda dengan gelombang kedua. Jika gelombang 1 tajuk acaranya adalah pelatihan kewirausahaan dan ada masa bimbingan sampai September 2018, untuk tajuk acara gelombang 2 hanya sebatas lokakarya motivasi kewirausahaan saja. Saya pun baru mengetahui ini di hari pertama kegiatan dimulai. Memang agak menyayangkan, karena bimbingan berkelanjutan itulah yang saya harapkan namun segala bentuk kegiatan positif saya rasa tidak pernah ada yang sia-sia. Hehehe...

Melalui lokakarya ini, saya bertemu dengan 250 muda mudi Trenggalek yang produktif dan kebanyakan dari mereka sudah memulai usahanya. Ada yang budi daya jamur, supplier sayur mayur dan buah-buahan, pengolah hasil ikan laut, usaha boneka kayu, boneka flanel, konveksi, pembuat aksesoris, dan lain sebagainya. Dari jejaring ini saya berkesempatan untuk menjalin rekanan dengan sesama pelaku usaha. Selain jejaring yang luas, saya juga berkesempatan untuk mendapat bimbingan dari fasilitator dan coach yang sudah berpengalaman di bidang kewirausahaan.

Namun ada beberapa peserta yang belum memulai wirausaha tetapi memiliki keinginan untuk berwirausaha. Dalam lokakarya tersebut, pemateri memberikan motivasi untuk para pemula seperti ini. Bagaimana memulai berwirausaha sesuai passion, bagaimana membaca peluang, bagaimana cara menggali ide atau inspirasi wirausaha, bentuk wirausaha seperti apa yang potensial di Trenggalek dan perkembangan jenis wirausaha saat ini di era millenial. Pesan pemateri yaitu mas Syafril (ternyata dosen FIB UNAIR, haha.. ketemu satu almamater) tentang memulai wirausaha, yang utama adalah melihat passion dan peluang. Dari hal-hal yang kita suka yaitu passion, kita akan menikmati apapun jenis usaha yang kita bangun dari nol. Karena menjadi seorang wirausaha itu jatuh bangun, ketika jatuh karena memperjuangkan passion atau memperjuangkan hal yang disukai biasanya waktu yang dibutuhkan untuk bangkit dan menyemangati diri sendiri lebih cepat. Daripada memperjuangkan hal yang tidak disukai, meskipun dalam kondisi tertentu ini relatif dan tergantung masing-masing individu. Seperti misalnya kita melihat peluang usaha yang menjanjikan. Belum tentu, peluang usaha yang kita temui sejalan dengan passion kita. Namun, peluang ini cukup menjanjikan untuk dijadikan basis wirausaha. Nah, ini bisa juga dijadikan pertimbangan kalian sebagai ide wirausaha.

Untuk contoh berwirausaha sesuai passion, saya rasa ini cukup mudah ditemui di sekitar kita. Misalnya, Bu Ami memiliki hobi memasak, dia ingin berwirausaha yang tidak jauh dari kegemarannya itu. Lalu, dia memutuskan untuk menekuni masak sebagai passion, bahkan Bu Ami mencoba berbagai resep masakan. Lalu memulai membuka usaha catering. Oiya, dari paparan materi di lokakarya tersebut saya juga jadi sedikit paham tentang perbedaan hobi dan passion. Dan ternyata sesuai dengan apa yang saya rasakan. Perbedaan hobi dan passion cukup kontras. Hobi adalah sesuatu yang dilakukan saat waktu luang dan biasanya cenderung hanya menghabiskan uang. Tetapi passion adalah gairah hidup seseorang yang justru bisa menghasilkan uang. Nah... mulai melihat ke cermin, yang saya lakukan selama ini hobi atau passion ya? Hehehe....

Dalam tulisan ini saya juga menambahkan dari sudut pandang saya, bahwa dengan passion kalian juga bisa menciptakan peluang. Gali dan terus berkreasi dengan passion-mu. Fokus dan lakukan apapun yang menjadi passion-mu penuh totalitas. Selain itu, kalau 2P dari narasumber untuk memulai wirausaha adalah passion dan peluang. Saya menambahkan 1P lagi, yaitu prihatin. Bisa juga kita memulai wirausaha karena keprihatinan atau permasalahan tertentu. Ini berdasar pengalaman saya sendiri. Di tahun 2015, saya prihatin dengan harga jual batik tulis di Trenggalek yang sangat murah jika dibandingkan dengan harga jual seharusnya di daerah lain. Dari situ, saya berpikir untuk membuat batik sebagai trend fashion yang anti mainstream dan bisa berdaya jual tinggi. Muncullah ide membuat Hijab Batik saat itu. Lalu, keprihatinan berikutnya adalah "kenapa ya, kok delegasi Kab. Trenggalek yang maju ke ajang Raka Raki, skill untuk berbicara di depan umum tidak se-menter perwakilan Kota Malang, Surabaya, atau daerah yang cetar itu?" Wkwkwk... Lalu ditambah dengan beberapa kali kesempatan saya melihat bagaimana kemampuan berbicara di depan umum para anak muda di Trenggalek (sepengalaman saya saat bertemu beberapa anak muda meskipun tidak gebyah uyah semuanya ya) yang kurang mampu mempengaruhi audience. Ditambah dengan kenyataaan durjana, yang menganggap bahwa kemampuan dalam berbicara di depan umum (bagi kebanyakan masyarakat Trenggalek) bukan hal yang penting, akibatnya banyak yang ngomongnya masih belepotan. Eiimmm.... Jika mendengar istilah public speaking, mereka selalu berpikir itu keterampilan hanya untuk MC, presenter atau orang-orang di dunia entertainment. Ehmmm... Dari keprihatinan itulah asal usul ingin membuka kelas public speaking, siapa tahu nanti bisa punya sekolah public speaking sendiri. Aamiin.. semoga ya. Untuk soal ini tidak ditulis lebih detail lagi, curhatan khusus tentang public speaking sudah diunggah di tulisan sebelumnya. Hehehe...

Kelompok 3 "BERANI"

Oiya, di akhir kegiatan ini kami diminta untuk memuat peta mimpi. Apa mimpi wirausaha yang sudah atau ingin direalisasikan dan bagaimana target mimpi itu untuk 10-15 tahun ke depan. Wuhuuu... saya langsung bingung, mau bikin apa yak waktu itu. Wkwkwk... Dengan kekuatan kepepet dan gonjreng gonjreng, akhirnya jadi ala kadarnya. Taraaaaa.. (maaf super tidak genah).

Ini tentang ALABELA ID, ada onlineshop Gabucu yang sudah dimulai sejak 2012 (menjual daily hijab, instan hijab, baju kekinian, dll); modern ethnic fashion yang dimulai tahun 2015 (Hijab Batik & Lurik) dan rencananya ingin buka kelas untuk belajar public speaking di Trenggalek. Untuk public speaking ini sudah mulai ngasih workshop dan ngisi materi di beberapa acara sejak 2015, tapi niat untuk istiqomah mengadakan kelas secara rutin baru dimulai 2018 ini. Doakan ya netizen yang budiman. Mungkin 10 tahun lagi, aku akan ngakak so hard membaca tulisan ini, "eeee ternyata aku dulu tukang mimpi". Wkwkwk...

Oke, sekian curhat di tulisan ini. Terima kasih telah membaca.
Wujudkan cita-cita Indonesia Berwirausaha :)

Salam sukses!
9/1/18

Hijab Batik AlabelaID versi Majalah Peluang


Menceritakan kembali bagaimana memulai perjalanan Alabela ID tahun 2015 lalu dengan wartawan Majalah Peluang.

Terima kasih Majalah Peluang.

Baca cerita tentang Hijab Batik AlabelaID dengan klik di sini atau download file pdf.

Terima kasih telah membaca.
8/31/18

Peresmian Bioskop Trenggalek


Jika Anda masyarakat Trenggalek yang harus hijrah ke kota tetangga untuk sekedar nonton film kesukaan Anda, kini sudah tidak perlu lagi.

Ini seperti hadiah untuk Trenggalek yang juga bertepatan dengan Hari Jadi ke-824 hari ini (31/8). Yaps, peresmian bioskop Trenggalek yang lama dirindukan oleh masyarakat Trenggalek. Peresmian ini sekaligus menjawab petisi masyarakat yang viral dengan tagar #TrenggalekNyuwunBioskop sejak tahun 2016 lalu.


Dalam peresmian hari ini (31/8), seluruh undangan dan juga warga Trenggalek yang datang sekaligus memeriahkan acara, berkesempatan untuk nonton bareng film Wiro Sableng bersama Bapak Emil Dardak (Bupati) dan Bapak Arifin (Wakil Bupati).



New Star Cineplex (NSC) Cinema Trenggalek ini memiliki 2 studio. Dengan kapasitas maksimal studio adalah ± 300 orang. Bioskop ini terletak di kawasan Utama Sport Center (USC) Jl. Mayjend Sungkono no. 78 Trenggalek (Timur RS Budi Asih). Dalam kawasan ini Anda juga bisa melaksanakan aktivitas olahraga seperti futsal, berenang, fitness, dll. Lumayan ya, setelah capek berolahraga kalian bisa sedikit refreshing dengan nonton film hits nusantara hingga mancanegara.

Tertarik untuk menghabiskan akhir pekan dengan menonton film-film ternama nusantara hingga mancanegara?

Untuk warga Trenggalek, sekarang sudah tidak perlu hijrah ke kota sebelah ya. Hemat bensin, hemat waktu dan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh juga mengurangi kemungkinan resiko kecelakaan dan kejadian di jalan yang tidak diinginkan.

Harga tiket masuk NSC Cinema :
Senin-Rabu Rp 30.000,-
Kamis-Jumat Rp 35.000,-
Sabtu-Minggu Rp 40.000,-
Harga tiket sudah termasuk minuman.

Jam tayang film :
11.00, 13.15, 15.30, 17.45, 20.00 WIB

Happy weekend.

Terima kasih telah membaca.
8/27/18

Belajar Public Speaking di Trenggalek

Sumber : situs Alabela ID
Teaching is the one of profession that creates all other professions. And teaching will be always interesting.

Kalian setuju dengan quote ini? Kalau saya, SETUJU. Ini menjadi alasan kenapa saya senang mengajar. Eits, tapi jangan dibayangkan saya adalah guru SMP atau SMA ya, hehehe... Ketika memutuskan untuk terjun dalam dunia mengajar, saya harus memastikan bahwa ilmu yang akan saya bagikan adalah bukan ilmu sesat apalagi aliran hitam *eh. Maksudnya, saya tidak ingin mengajar materi yang saya tidak menguasai 100%. Dan yang benar-benar saya tekuni bahkan ini juga passion saya hingga saat ini adalah public speaking.

Berapa banyak orang yang merasa asing dengan materi ini? Berapa banyak orang yang benar-benar memahami tentang bagian dari seni retorika ini?

Bagi sebagian orang, ketika mendengar public speaking maka yang terbersit di pikiran mereka adalah MC, presenter atau hal-hal yang berhubungan dengan entertainment. Padahal MC dan presenter hanyalah bagian jenis profesi dari public speaking. Sedangkan seiring munculnya berbagai macam profesi saat ini, kemampuan berkomunikasi di depan publik dengan baik sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Bagaimana seorang pelajar atau mahasiswa melakukan presentasi atas hasil karya dan projectnya, bagaimana seorang dokter bisa berbagi informasi kesehatan dengan audience saat seminar atau dialog tv, bagaimana seorang pemimpin organisasi mampu mempengaruhi anggota-anggotanya dan bagaimana seorang anak muda yang tergabung dalam komunitas tertentu mampu menyampaikan idenya dengan baik dan dapat diterima oleh pendengarnya. Ini hanya sekelumit bagaimana keterampilan public speaking itu harus dimiliki. Dan sayangnya belum ada mata pelajaran khusus di jenjang pendidikan formal untuk materi ini.

Di beberapa kota besar, kita bisa dengan mudah menemukan sekolah-sekolah yang khusus mengajarkan public speaking. Namun, berbeda dengan di Trenggalek. Sejauh ini saya belum menemukan lembaga khusus yang mengajarkan tentang public speaking. Sedangkan ada beberapa adik kelas saya yang ingin mengasah skill mereka dalam berbicara di depan umum. Ini salah satu alasan saya, ingin membuka kelas khusus di Trenggalek untuk berbagi pengalaman dan sedikit ilmu belajar public speaking baik yang saya dapatkan melalui kompetisi, workshop atau kursus di Surabaya.

Dan akhirnya, kelas pertama telah dilaksanakan tanggal 26 Agustus 2018. Yeyeye... Alhamdulillah. Pesertanya juga antusias. Bahkan ada juga yang sudah menantikan kelas kedua.


Terima kasih untuk teman-teman yang sudah bergabung di kelas public speaking hari ini. Untuk yang ingin bergabung di kelas berikutnya, langsung klik di sini. atau daftar melalui Superprof ID.

Harapan selanjutnya, semoga bisa memiliki rumah belajar khusus untuk belajar tentang soft skill. Tidak hanya belajar public speaking, tetapi juga soft skill lainnya seperti desain grafis, kepribadian, table manner, dan lain sebagainya. Aamiin...

Terima kasih telah membaca.
8/25/18

Nuansa Rooftop Hotel Jaas Permai Trenggalek

Hai buat kalian yang lagi di Trenggalek, ehmm... lagi nyari tempat nongkrong  dengan sensasi rooftop?

Nah, hari ini saya bersama teman-teman mencoba salah satu cafe di kawasan hotel bukit Jaas Permai yang baru saja selesai masa pembangunannya. Eh bener nggak sih baru selesai dibangun? Karena bulan April, aku reservasi di sana masih belum ada rooftop ini. Hehehe..


Meskipun tidak setinggi untuk rooftop yang pada umumnya, tapi tempat ini cukup bagus dan cocok untuk santai dan berkumpul dengan sahabat tercinta. Apalagi pemandangannya langsung mengarah ke gunung seperti foto di atas. Hmm.. sepertinya nggak butuh waktu lama, akan segera hits dan rame nih. Mumpung belum rame banget, saya puas-puasin foto disana. Hakzz...


Suasana malam di sana juga recommended untuk jadi pilihan lokasi dinner kalian. Apalagi jika membayangkan bintang-bintang muncul ikut menghiasi langit malam. Ditambah hadirnya iringan biola atau saxophone. Ahh.. Saya mulai berpikir untuk merencanakan resepsi pernikahan disini. Hahahaa...


Selain outdoor, untuk kalian yang ingin suasana lebih private bisa pindah ke area indoor nih. Bagus juga kok. Fyi, di lokasi outdoor anginnya lumayan kencang. Untuk yang rentan masuk angin, lebih baik pindah ke dalam. Hehehe... Apalagi yang mau ngadain special dinner lengkap dengan dekorasi dari party planner. Wahhh.. lokasi ini cocok deh. Feel so romantic.

Dan sedihnya tadi saya lupa untuk memfoto menu makanan disana. Karna kami terlalu asyik ambil gambar. Hehe.. untuk minuman seperti milkshake harganya cukup 10K saja. Nah, untuk menu yang lainnya ini ingatanku tidak merekam kuat. Maafkan yak. Akan diupdate nanti ketika ada kesempatan ke sana lagi :)


Penasaran?
Langsung saja ke hotel Bukit Jaas Permai Trenggalek. Oiya, Senin-Sabtu buka mulai jam 15.00 WIB, Minggu mulai buka jam 10.00 WIB. Buka sampai tengah malam kok. Have fun ya.

Terima kasih sudah membaca.
8/16/18

Pengalaman Casting di TV9 Nusantara


Semalam saya mendapatkan informasi tentang audisi presenter di TV9 Nusantara. Ada 3 kategori yang dicari yaitu news anchor program Jurnal, host program Jurnal Muda dan host program produksi lainnya. Nah, karena TV9 merupakan stasiun TV yang cenderung memberikan tayangan religi bernafaskan NU, ada banyak pertanyaan yang kemudian muncul, seperti "apakah dites tentang pengetahuan NU?", "Apakah diminta untuk membacakan surat-surat dalam Al Qur'an?", dan lain-lain. Baiklah, saya akan membagikan cerita pengalaman saya ketika mengikuti casting di TV9 beberapa waktu lalu.

Di setiap casting, usahakan untuk penampilan menarik from head to toe.  Menarik disini bukan identik dengan make up tebal dan baju blink-blink ya. Tapi berpakaian yang rapi (cocok untuk keperluan tampil di TV). Saya memilih tema baju smart-casual atau formal casual dan natural make up. Ketika memasuki ruang casting, di sana sudah ada beberapa produser yang siap menyaksikan aksi kita. Ketika masuk dan memakai clip on, saya diminta untuk memperkenalkan diri dengan menghadap ke kamera yang sudah standby disana. Setelah itu, produser menanyakan terkait pengalaman saya seperti MC dan pernah siaran dimana saja. Setelah itu produser meminta saya untuk seolah-olah membawakan acara travelling (memang saat itu yang dicari adalah host untuk acara travelling), setelah itu saya diminta untuk membawakan acara off air seperti acara pameran UMKM misalnya. Tidak berhenti sampai disitu, yang terakhir saya diminta untuk memeragakan sebagai host acara dialog atau talkshow.

Memang saat itu casting yang dibuka adalah untuk host program Jatim Vacation (acara travelling), namun tidak menutup kemungkinan dari hasil tes akan ada produser lain yang melirik. Karena di TV9 program acaranya juga banyak.

Setelah mencoba casting tersebut, untuk pertama kali saya diajak program off air yaitu Dapur Sehat bersama KOBE. Ini acaranya di Surabaya dan beberapa kota di sekitarnya. Waktu itu acaranya hanya beberapa episode saja, dan selesai. Saya kira sudah tidak berkesempatan lagi menjadi presenter di sana. Tapi ternyata, beberapa minggu kemudian saya dipercaya untuk menjadi host program Ramadhan dan dialog kesehatan Dokter On Air.

Jadi, untuk teman-teman yang mengikuti casting di TV9, bisa jaga-jaga misalkan diminta untuk seolah-olah membawakan berbagai jenis acara seperti acara off air (pameran, bazar, dll), dialog, news, dll. Jangan lupa sedikit pelajari tentang program acara apa saja yang ada di TV9.

Terima kasih sudah mampir. Sukses selalu!