11/21/14

Putri Jilbab Indonesia Nurani 2014



Mohon dukungannya untuk Berdit Zanzabela dalam Festival Hijab Nurani 2014, peserta nomor 75 untuk menjadi Putri Jilbab Favorit. caranya, ketik :
nurani 75
kirim ke 3934

Terima kasih.
11/20/14

Grand Final Pemilihan Putra Putri ITATS 2014



Dalam rangka memilih students ambassador kampus ITATS yang SIP (Sinergi, Integritas dan Prestasi) maka kampus ITATS menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Putra Putri Kampus ITATS 2014. "Sinergi, Integritas dan Prestasi", ketiga value itulah yang diangkat sebagai acuan pemilihan Putra Putri ITATS 2014. Putra dan Putri ITATS adalah mahasiswa/i yang memegang value of ITATS yang beberapa di antaranya adalah sinergi dan integritas. Sinergi adalah semangat mengutamakan kesatuan kebersamaan, saling menghargai dan saling membantu. Sedangkan integritas adalah menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan konsisten memelihara etika. Selain itu, seorang Putra dan Putri ITATS juga memiliki nilai prestasi. Mahasiswa sebagai elemen pemuda tidak sekedar pasif sebagai akademisi, namun juga aktif berkreasi dan berprestasi. Baik prestasi dalam kuliah (akademik) atau pun organisasi, olahraga, dan lain-lain (non akademik).

Kegiatan Pemilihan Putra Putri Kampus ITATS ini memiliki 2 agenda utama yaitu tahap Pembekalan dan Grand Final. Pada tahap pembekalan, seluruh peserta akan dibekali dengan beberapa materi seperti wawasan mengenai kampus ITATS, public speaking, character building “Motivasi Diri”, beauty class dan modelling & koreo. Selain meningkatkan soft skill para peserta, materi-materi tersebut juga akan menunjang Putra Putri ITATS dalam 1 tahun periode melaksanakan program kemahasiswaan seperti dalam kegiatan Campus Expo, sosialisasi kampus ke SMA/SMK, lomba Mahasiswa Berprestasi (Mawapres), dll. Di samping itu, melalui kegiatan ini mahasiswa/i diberi bekal skill yang diharapkan nantinya akan menunjang karir setelah menjadi alumni ITATS.

Dari sekian ribu mahasiswa/i ITATS, tercatat 22 peserta yang berhak masuk ke tahap pembekalan pada tanggal 26 November 2014 nanti. Pemateri yang akan memberikan materi kepada peserta adalah orang-orang yang ahli di bidangnya. Seperti Ibu Lubna Algadrie selaku Kepala Pusat Bahasa ITATS yang akan memberikan materi public speaking, Ibu Aziza Abdullah, Facilitator Personality and Human Resources yang akan memberikan materi Motivasi Diri, Bapak Bambang selaku Wakil Rektor III yang akan memberikan pengetahuan mengenai ITATS, beauty class yang akan diisi oleh La Tulip dan GL Modelling yang akan memberi materi modelling & koreo. 
Setelah melalui tahap pembekalan, acara berikutnya adalah malam puncak Grand Final yang akan diselenggarakan tanggal 27 November 2014 di Kampus ITATS. Acara ini terbuka untuk umum dan akan semarak dengan berbagai penampilan yang meriah seperti pertunjukan tari, live music, fashion show, dan lain-lain.

Berikut daftar nama peserta dan jurusan pemilihan Putra Putri ITATS 2014 :



Saksikan! GRAND FINAL Pemilihan Putra Putri ITATS 2014
Kamis, 27 November 2014 pukul 19.00 WIB di Kampus ITATS Jl. Arief Rachman Hakim No. 100 Surabaya

(TERBUKA UNTUK UMUM)

Dukung finalis favoritmu agar menjadi Juara Putra/Putri ITATS Terfavorit. Caranya mudah : Tulis nama dan jurusan finalis favoritmu di kertas vote yang tertera pada tiket. Sobek kertas vote, dan masukkan kertas vote ke dalam box yang disediakan di ITATS Language Center. Kamu bisa dukung sebanyak-banyaknya! Vote dibuka sampai 26 November 2014. Pembelian tiket hubungi Januar 083856333745 atau Refa 08736415825

Segera beli tiketnya sebelum kehabisan! Only 10K guys

Performance : Dance perform, live music, fashion show, etc.

Kunjungi kami :
Web : http://dutakampus.itats.ac.id/
Fanpage FB : Duta Kampus ITATS
Twitter : @DutaItats


Founder Pemilihan Putra Putri ITATS :
Blog : http://belazankata.blogspot.com/
Fanpage FB : Belazan Kata - Lassvera
Twitter : @ZanzaBela

10/26/14

DUTA KAMPUS part 2

Tahun lalu saya mempost tulisan sederhana saya yang berjudul Duta Kampus atau Student Ambassador. Saya tidak menyangka, ternyata sampai detik ini tulisan saya masih mengundang rekan mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk mengirimkan surat elektronik ke email saya (zanzabela@yahoo.com) dan berdiskusi mengenai acara tersebut.

Acara ini sebenarnya bukan acara yang baru, beberapa kampus yang saya tahu memiliki acara serupa  :
  • UNAIR Surabaya menghelat acara serupa dengan nama Duta UA
  • Universitas Hang Tuah juga memiliki acara serupa yang diberi nama Pemilihan Putra Putri
  • UNESA ada Duta Fakultas Bahasa (maaf kalau salah, agak lupa. Hehehe..)
  • Universitas Wijaya Kusuma dihelat dengan nama Duta UWK (maaf kalau salah, pokoknya namanya Duta. Karna teman saya sebagai pemenang Duta Terfavorit. Hehehe)
  • Universitas Widya Mandala menghelat acara serupa dengan nama Duta Kampus
  • Universitas Islam Lamongan (UNISLA) juga dihelat acara serupa yang bernama Duta Kampus UNISLA
  • STIKES Bina Sehat PPNI juga mengadakan acara serupa dengan nama Putra Putri Kampus
  • Dan masih banyak lagi....
Beberapa list kampus yang pernah menghelat acara serupa hampir keseluruhan adalah Universita, yang Institut kok nggak ada ya??? Hehehe....

Logo Putra Putri ITATS
 Curhat dikit ya, ketika kampus saya (Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya) akan menghelat acara seperti ini, banyak anggapan miring, banyak yang hopeless. Kalau kata mereka sih, "Kampus Teknik itu nggak mungkin sempat bikin acara kayak gini!" ada lagi yang bilang "Aduh kampus teknik, mayoritas cowok, modelnya acak-acakan, mandi sehari sekali kok mau bikin ajang yang menjual tampang! Ahhh hopeless... hopeless...". Dan masih banyak "kata mereka" yang sepertinyaa disimpan aja sendiri. Hahaha...

Well, sepertinya kampus ITATS akan menjadi satu-satu nya kampus Teknik di Surabaya yang memiliki icon kampus atau bisa kita sebut Student Ambassador. Kampus teknik juga bisa lhooo.....
Kita kan SIP alias punya Sinergi, Integritas dan Prestasi.

Untuk yang penasaran bagaimana teknis acara ini, bisa simak di akun-akun dunia maya kita :
Fanpage Fb : Duta Kampus ITATS
Twitter : @DutaItats
Website : dutakampus.itats.ac.id
E-mail : dutakampusitats@yahoo.com / zanzabela@yahoo.com

10/9/14

Daya Tarik Wisata Baru di Trenggalek


Jembatan Cengrong di Desa Karanggandu, Kec. Watulimo, Kab. Trenggalek

KOKOH DAN INDAHNYA JEMBATAN DAMAS SERTA MULUSNYA JALUR LINTAS SELATAN (JLS) KARANG GONGSO - PRIGI - MUNJUNGAN - PANGGUL

#Obyek Wisata Baru di Prigi Watulimo & JLS di Wilayah Munjungan masih tahap penyelesaian

Foto Istimewa hasil jepretan dari pemilik akun fb Kanjeng Romo ini, menggambarkan kokoh dan indahnya "JEMBATAN DAMAS" atau masyarakat menyebutnya dengan sebutan Jembatan Cengkrong. Jembatan ini terletak di desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Mulusnya JALUR LINTAS SELATAN (JLS) ini membuat masyarakat lega karna dengan adanya jembatan yang menghubungkan Karanggongso - Prigi - Munjungan - Panggul (Trenggalek - Pacitan) otomatis mempermudah akses menuju beberapa tempat wisata yang ada di kawasan tersebut.

Jembatan Damas sendiri berlokasi di sebelah barat Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi Kecamatan Watulimo atau didekat Pantai Cengkrong dan tempat wisata Hutan Mangrove tepi Pantai Cengkrong. Menurut keterangan dari Kanjeng Romo foto diambil dari lereng timur Gunung Kumbo Karno.

Untuk data konstruksi Jembatan Damas sedang kami kumpulkan. Dan menurut informasi dari Mas Angga Setiawan pada hari Selasa (30/9/2014) kemarin tim kontraktor dan konsultan supervisi dari P2JN, Binamarga Provinsi telah melakukan serah terimakan Jembatan Damas ke pihak Kabupaten Trenggalek.

Provinsi Jawa Timur mempunyai jaringan jalan di utara dan selatan. Keberadaan jaringan jalan diantara keduanya tidak sama baik dalam volume lalu lintas maupun kapasitas jalannya. Perbedaan paling nyata adalah pergerakan lalu lintas barang dan manusia diwilayah utara lebih cepat jika dibandingkan dengan wilayah selatan.

Untuk menghubungkan antar Kabupaten/Kota diwilayah selatan tidak akseleratif, sehingga konsentrasi kegiatan perekonomian hanya berada diwilayah utara dan sekitarnya. Kondisi yang demikian akan menimbulkan pengaruh (dampak) yang kurang baik bagi pertumbuhan wilayah. Padahal apabila dilihat dari potensinya, wilayah selatan lebih potensial dan kelestarian lingkungannya masih terjaga baik.

Dengan kondisi ekonomi nasional yang sedang berusaha bangkit, maka kawasan Jawa Timur bagian selatan cukup prospektif untuk dikembangkan sebagai motor penggerak perekonomian. Demi menghilangkan jenjang tersebut, kebijakan pembangunan Propinsi Jawa Timur diarahkan ke wilayah selatan melalui “Program Pengembangan Kawasan Selatan Jawa Timur” sebagai program prioritas yang diawali dengan pembangunan jalan “Jalur Lintas Selatan (JLS)” Jawa Timur melalui 8 (delapan) Kabupaten yaitu Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember dan Banyuwangi.

Untuk pembangunan JLS yang berada di Wilayah Kabupaten Pacitan sudah rampung dan telah diresmikam Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, Kamis (22/8/2014), sedangkan untuk pembangunan JLS yang berada di Kabupaten Trenggalek khususnya di Kecamatan Munjungan-Panggul masih dalam proses penyelesaian. Sedangkan Proyek pelebaran jalan “sirip” nasional Suruh - Panggul juga hampir selesai.

Dengan rampungnya pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) Karang Gongso- Prigi-Munjungan-Panggul serta pelebaran jalan "Sirip" nasional Suruh-Panggul diharapkan dapat mempermudah aksesbilitas dan membuka isolasi wilayah serta membawa dampak positif bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah tersebut.

Fotografer/Dok Isitmewa : Kanjeng Romo 

Narasi : Admin FB Smaneska Trenggalek
9/12/14

Partisipasi ITATS di GEMASTIK 7

Salah satu grup dari Kampus ITATS yang maju di GEMASTIK 7 tahun 2014 adalah KoncoKampus dengan game andalannya yang berjudul "JogoSuroboyo".
Permainan Jogo Suroboyo ini termasuk ke dalam permainan yang menyajikan grafis 3 dimensi. Di dalam Permainan ini pemain dituntut untuk melakukan praktek tentang penertiban. Dalam Interface permainan ini menyajikan peta dari lokasi sekitar Surabaya dan waktu nyata sesuai dengan kapan pemain tersebut bermain di dunia nyata.
Penasaran? 
Klik di sini.
Cuplikan Game Jogo Suroboyo by Konco Kampus Develop (ITATS)

9/1/14

Ikuti Pelepasan Penyu di Pantai Kili-kili, Trenggalek

Apakah kalian adalah salah satu pahlawan bahari? Apakah kalian mau berkontribusi untuk lingkungan bahari?

Kabupaten Trenggalek, selain terkenal dengan eksotika pariwisata alamnya ternyata memiliki daya tarik lain. Konservasi penyu taman kili-kili adalah pusat pelatihan dan pendidikan konservasi penyu di Kab. Trenggalek.

Adakah dari kalian yang tertarik untuk ikut melepas anak penyu di Pantai Kili-kili, Panggul, Trenggalek??
Di penghujung akhir tahun ini akan ada ribuan anak penyu yang akan dilepas lohhh...

Pusat Pelatihan dan pendidikan Konservasi Penyu di Kabupaten Trenggalek ini menawarkan sebuah reward berupa sertifikat Orang Tua Asuh bagi pengunjung yang mau melepas penyu ke Laut. Sertifikat ini ditujukan sebagai apresiasi kepada pengunjung yang telah membantu kegiatan konservasi penyu di Taman Kili-kili dengan ikut serta melepas penyu ke laut. Partisipasi anda membantu proses konservasi ini berarti ikut serta menjaga ekosistem laut. Dan anda layak kami sebut sebagai pahlawan bahari.

Bagi kalian yang berminat informasi lengkapnya bisa kalian akses di www.desawonocoyo.com atau kalian bisa bisa menghubungi Paguyuban Kakang Mbakyu Trenggalek untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

Kabarnya, di pelepasan ucul-ucul Desember nanti akan dihadiri Arumi Bachsin juga lohhhh....
Jangan sampai ketinggalan ya...

Info seputar Paguyuban Kakang Mbakyu Trenggalek & kegiatan-kegiatan Trenggalek bisa simak juga di official twitter kami, follow : @duwistrenggalek :)

Salam Pariwisata!
(Admin/Zan)
8/31/14

Festival Jaranan Kab. Trenggalek

Dalam rangka memperingati HUT RI dan juga Hari Jadi Kabupaten Trenggalek, salah satu kegiatan wajib tahunan yang diselenggarakan adalah Festival Jaranan.

Tahukah Anda?
MINIMAL ADA 4 UNSUR YANG DINILAI DALAM FESTIVAL JARANGAN TURONGGO YAKSO? 
Apa saja min?
ADA WIRAGA, WIRASA, WIRAMA DAN HARMONISASI

"FESTIVAL JARANAN TRENGGALEK KE-19" atau Masyarakat Trenggalek lebih akrab dengan menyebut "FESTIVAL TARI JARANAN TURONGGO YAKSO", kesenian Khas Trenggalek yang dihadiri ribuan penonton, baru saja berakhir baik Tingkat Umum maupun Tingkat Sekolah dan tentu saja sudah menghasilkan jawara-jawara baru dari beberapa kategori.
Festival Jaranan Turangga Yakso pada tahun 2014 ini diikuti oleh sebanyak 30 peserta group kesenian tingkat umum yakni dari Kabupaten Trenggalek 27 grup kesenian dan dari luar kabupaten ada 4 group yaitu Solo 1 Grup, Ponorogo 1 Grup dan Tulungagung 2 Grup. Sedangkan yang tingkat sekolah diikuti sebanyak 19 grup kesenian yakni tingkat SD 11 grup, tingkat SMP 1 grup dan tingkat SMA 7 grup. Festival ini juga akan mengambil 14 pemenang terbaik yakni 5 penyaji terbaik dari kesenian turangga yakso, 5 penyaji terbaik Non Turangga Yaksa, 1 penata tari terbaik dari kesenian turangga yakso , 1 penata tari Non Turangga Yaksa, 1 penata iringan terbaik dari kesenian turangga yakso dan 1 penata iringan terbaik Non Turangga Yaksa.
Mari kita pahami bersama penjelasan ke-4 unsur yang dinilai tersebut diatas yaitu antara : WIRAGA, WIRASA, WIRAMA dan HARMONISASI.
1. WIRAGA (baca Wirogo) : adalah suatu penampilan yang menggambarkan adanya keselarasan perpaduan dari berbagai hakikat unsur gerakan yang mencerminkan kualitas peraga sesuai dengan perannya.
2. WIRASA (baca Wiroso) : adalah keselarasan antara action dan peran yang menggambarkan jati diri dan karakteristik perwatakan dari peran yang ditampilkan, tersirat dalam kemasan padu dan irama tertentu sebagai perwujudan dari nilai estetika yang sakral. Unsur-unsurnya adalah tegas, berwibawa, angker, dll.
3. WIRAMA (baca Wiromo) : adalah kebersamaan dan keterpaduan dari berbagai unsur tari dan nilai-nilai seni (karawitan), meskipun dalam gerak irama yang tidak bersamaan, namun menyajikan kemasan yang apik dan indah.
4. KREATIFITAS GARAP PENYAJIAN/HARMONISASI : adalah keselarasan dan keserasian hubungan hakikat dari unsur Wiraga, Wirasa dan Wirama sebagai wujud gagasan seni yang tersaji dalam kemasan yang mempesona.
Ke-4 unsur ini harus padu-padan biar menghasilkan penampilan atau suguhan Tari Turonggo Yakso yang baik dan enak dilihat/dinikmati para penontonnya. Kebanyakan kita masyarakat umum hanya mampun menilai dari satu unsur saja yaitu WIRAGA (baca Wirogo) saat menonton penampilan suatu group jaranan.
Mudah-mudahan tulisan ini bisa memambah luas wawasan, pandangan serta kecintaan kita terhadap Kesenian Daerah Tercinta "JARANAN TURONGO YAKSO". Aamiin