11/7/13

DUTA KAMPUS atau Student Ambassador atau sejenisnya

Kompetisi pemilihan duta tampaknya sudah marak di berbagai sektor. Jika kita mengenal ajang bergengsi Pemilihan Putri Indonesia atau Miss Indonesia, ajang pemilihan serupa juga sudah merambah ke beberapa sektor seperti pariwisata, bisnis dan pendidikan.

Dalam dunia kampus, tampaknya acara serupa menjadi salah satu agenda penting yang dilaksanakan setiap tahun. Layaknya duta-duta lainnya, icon yang terpilih akan melakukan tugas utama yaitu promosi. Selain itu, kegiatan ini mendukung peran kampus mewujudkan citra layanan pendidikan tinggi Indonesia sebagai sistem yang mampu menghasilkan insan bermartabat, berbudaya dan berkepribadian sehingga menjadi pendorong dalam peningkatan mutu pendidikan dan kebudayaan di Indonesia guna mendorong generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi.

Berikut beberapa refleksi dari beberapa kampus yang melaksanakan kegiatan serupa.
*) Banyak cara untuk memperkenalkan kampus. Salah satunya melalui pemilihan Duta Kampus (Universitas Brawijaya, Malang) *) Tujuan pelaksanaan PEKKAM UWP 2012 dan Pemilihan Duta Kampus (Ambassador) adalah untuk mengenalkan kepada mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus, mekanisme layanan, penggunaan sarana yang tersedia serta organisasi mahasiswa yang ada. Disamping itu tujuan yang lain adalah menumbuhkan kesadaran mahasiswa baru akan tanggung jawab sebagai civitas akademika sebagaimana tertuang dalam Tri Darma Perguruan Tinggi (Universitas Wijaya Putra, Surabaya)   
*) Universitas Mercu Buana akan menyelenggarakan Pemilihan Putra-Putri Kampus 2010. Acara ini bertujuan untuk menghasilkan Putra-Putri Kampus UMB yang berkepribadian Indonesia, berjiwa wirausaha yang mampu menguasai teknologi informasi, mampu berbahasa Inggris, beretika serta berdaya saing tinggi seiring dengan visi dan misi Universitas Mercu Buana. Disamping memeriahkan peringatan ulang tahun UMB ke 25, acara Pemilihan Putra Putri Kampus UMB 2010 juga mendukung penyelenggaraan kompetisi yang sama, oleh Yayasan Putra Putri Kampus Indonesia (YPPKI). Berdiri pada tanggal 10 November 2008, dipimpin oleh Ibu Exacty S. Sryantoro, dengan visi meningkatkan citra layanan pendidikan tinggi, sebagai suatu sistem yang mampu menghasilkan insan bermartabat, cerdas, berkepribadian, berjati diri Indonesia, berpenampilan menarik sehingga menjadi pendorong dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia (Universitas Mercu Buana)   
*) Duta Kampus sebagai icon sekaligus mempromosikan Trisakti ke masyarakat, melalui event2 universitas, pameran pendidikan, roadshow ke sekolah-sekolah, dll baik di Jakarta maupun di luar Jakarta/Jawa (Universitas Trisakti, Jakarta) *) Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) Unnes Prof Dr Masrukhi dalam sambutannya mengungkapkan, ajang Pemilihan Putra-Putri Kampus Unnes merupakan sarana yang baik untuk menempa diri. “Mereka yang mampu mewakili fakultasnya masing-masing adalah yang mempunyai kemampuan dan karakter yang patut diteladani,” kata Prof Masrukhi. Dikatakan pula, Putra-Putri Kampus Unnes haruslah mampu menjadi ikon mahasiswa Universitas Konservasi. “Di mana pun kalian berada, kumandangkan visi konservasi yang telah jadi tujuan bersama ini,” ujar Prof Masrukhi (Universitas Negeri Semarang)  
*) Mencari brand kampus untuk icon promosi kampus dan kegiatan-kegiatan kampus baik di dalam atau di luar daerah (Ines, Juara III Duta Kampus di Universitas Kanjuruhan, Malang)  
*) Bangsa yang maju didunia terbukti dengan menempatkan pendidikan sejak awal sebagai prioritas utamanya, jika berbicara pendidikan maka generasi muda adalah yang utama. Kuliah di luar negeri mungkin memiliki prestise tersendiri, tapi sebenarnya perguruan tinggi di Indonesia memiliki kualitas yang tak kalah mutunya. Malah kini banyak mahasiswa asing yang justru belajar di Tanah Air. Sebagai upaya menghimpun potensi perguruan tinggi dalam hal kegiatan ekstrakurikuler, Yayasan Putera Puteri Kampus Indonesia atau YPPKI melakukan pemberdayaan pendidikan yang mengarah kepada pengembangan mahasiswa yang salahsatu kegiatannya adalah melalui Indonesian Campus Stars 2011. Indonesian Campus Stars 2011 akan menyeleksi 7.200.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia dengan dasar penilaian brain,behaviour,character,beauty,dan kompetensi (http://www.indonesiacampusstar.com)

Tulisan ini dibuat berdasarkan curahan hati penulis yang telah menyelesaikan proposal mengenai kegiatan di atas untuk kampusnya. Setelah berkonsultasi dengan beberapa pihak kampus, mereka cukup welcome dan menunggu progress proposal, namun setelah diselesaikan dalam jangka waktu 2 minggu (yang juga berbagi waktu dengan tugas, kuis, dsb) ternyata setelah diselesaikan dan diserahkan, proposalnya kena PHP (Pemberi Harapan Palsu) wkwkwk... Ya, senyum dalam tangis J

Pelopor ide untuk event seperti ini sudah memiliki pengalaman dengan kegiatan serupa, jadi ketika menyusun proposal mulai dari konsep pemilihan, apa saja persiapan, dan lain-lain tidak terlalu kesulitan. Gambaran kegiatannya sama dengan beberapa pemilihan duta-duta lainnya, mulai pendaftaran, technical meeting, karantina dan grand  final. Untuk materi-materi yang diajarkan disesuaikan dengan background acara pemilihannya, kalau yang di atas backgroundnya pendidikan (dalam lingkup mahasiswa/kampus).

Bagi yang berminat menyelenggarakan kegiatan serupa, pengen curhat atau meminta contoh proposal, bisa via e-mail zanzabela@yahoo.com atau Line: zanzabela J
Mohon untuk mencantumkan nama lengkap dan asal perguruan tinggi ya. Yang tidak mencantumkan nama dan asal perguruan tinggi saya anggap iseng saja dan saya berhak mengabaikan email tersebut.

Yuk gabung di media komunikasi Duta Kampus se-Indonesia, follow instagram: dutakampus | FB : Duta Kampus atau klik blog Duta Kampus Indonesia | Grup Line (di bio instagram).

Follow me on IG : zanza_bela | #Lassvera

11/4/13

Teliti Sebelum membeli (di Swalayan)


"Teliti kalau belanja di Swalayan"
Ceritanya malam ini saya baru saja belanja di A**amart, saya beli susu Ultr*amilk harga yang tertulis 12.000 dan susu Ind*milk kecil harga yang tertulis 3.700 karena cukup sedikit barang yang saya beli, otomatis saya sudah tahu berapa jumlah uang yang akan saya bayarkan Rp 15.700,- Dan saat sampai di kasir, kena total seharga 21.600,- Loohhh ini harga jadi berkembang biak darimana? Sebelum bayar saya bilang ke mbak kasirnya, "Harga susu yang Ultr*milk 12.000 kan mbak yang tertulis, dan yang satunya 3.700 kan jumlahnya 15.700?" mbaknya bingung dan akhirnya dicek lagi "Tapi di daftar sini harganya 16.900. Ehh ini ternyata ada potongan mbak, jadi totalnya sekian"
Ya, harga yang dimaksud pun sesuai.

Memang kalau orang bilang, "Ah selisih nggak seberapa kok". Tapi, selisih bagi anak kos sangat berarti ~__~ (seperti saya, hehehe).

Kejadian ini membuat saya teringat dengan Pak Paulus dari Tulungagung, waktu itu saya mengenal beliau saat di dalam bus, dari Surabaya beliau menuju ke Tulungagung sedangkan saya ke Trenggalek.

"Konsumen itu ada dua tipe, tipe konsumen yang hanya sekali mengkonsumi dan konsumen yang beli barang untuk dijual lagi. Karena kalau bagi bisnis, seratus rupiah pun selisih yang sangat berarti. Seratus rupiah saja kalau dikalikan seribu orang yang belanja di toko, sudah lumayan itu" 

Berhubung saya juga seorang pedagang juga (my onlineshop) jadi saya terbiasa untuk mendaftar dan menghitung secara teliti setiap barang yang saya beli. Pengalaman ini membuat saya jadi lebih teliti sebelum sepakat mengeluarkan uang dari dalam dompet.

"Apa ini termasuk penipuan min?"

Waduuhhh, saya tidak berani berkomentar sedalam itu sih. Tapi beberapa tahun lalu, kejadian ini memang sempat jadi bahan perbincangan dan membuat beberapa swalayan sepi pembeli. Tapi, pada dasarnya jual-beli itu tentang kesepakatan. Saat di kasir kalau sudah ada total sekian rupiah, dan Anda membayarnya itu dinamakan sudah sepakat. Meskipun Anda tidak tahu antara harga yang tertulis dengan harga total di komputer tidak sama. Lebih teliti saja deh buat para pembeli :)

#Lassvera | Follow @ZanzaBela | Belazan Kata 
11/2/13

PRODI PT PILIHAN ORTU

        "Mau kuliah dimana?"
        "Mungkin di S******."
        "Jurusannya apa?"
        "Teknik Arsitektur."
        "Wah... suka gambar kayaknya."
        "Nggak juga."
        "Kenapa milih itu?"
        "Nurut ortu aja!"
        " #@&$*! " #eh


Pernah nggak ngliat adegan skenario di atas? Waaa.... bukan pernah lagi, tapi sering malah. Yang mau sekolah anak atau ortunya yaaa???? #ngenes

Beberapa waktu lalu saat saya di ibukota, saya bertemu dengan seorangibu dari Tangerang. Kelihatannya supel dan ramah, jadi enak ngobrolnya. Beliau sedikit berbagi cerita hidup kepada saya yang dialami temannya sendiri.

      "Sekarang memang bukan zaman Sity Nurbaya yaa... Anak - anak sudah benar - benar demokratis. Kalau dulu, anak dipaksa dan dimarahi sedikit saja sudah ampun dan menurut, kalau sekarang sudah banyak cara anak membantah."
           "Memangnya ada apa bu?" tanyaku bingung.
      "Saya punya teman, yaa di daerah Tangerang juga. Anaknya teman saya itu pinteeeerrrrr banget, dia suka dengan bidang tekhnologi. Tetapi, si ayah pengen banget anaknya masuk Kedokteran. Beliau yakin, pas anaknya bisa dan mampu!"
         "Lalu?" tanyaku penasaran.
         "Akhirnya si anak menurut sama ayahnya. Dia ikut seleksi dan lolos. Beberapa tahun kemudian dia kuliah di FK, akhirnya lulus dan mendapatkan ijazah." jelas beliau sambil menghela nafas.
         "Tapi, yang bikin dada sesak adalah ucapan polos si anak kepada ayahnya sambil membawa ijazah." ungkap si ibu dengan dramatis.
           "Anak itu bicara apa? Sampai dada sesak?"
          "Dengan polos dia bilang begini : 'Yah, dulu yang sangat mengidolakan dokter kan ayah. Ini yah, ijazahnya sudah jadi. Ini buat ayah. Silahkan'. "
          "Begitu bu? T'rus anak itu sekarang bagaimana?"
          "Sekarang dia bekerja di bidangkomputer." #end

Bagaimana menurut kalian???? #heran ? #woww ? atau #biasa ?
Sebenarnya, saat kita akan dijodohkan mengenai prodi oleh orang tua, sikap kita bagaimana sih?
Beberapa pengalaman teman saya, mereka memiliki beberapa pemikiran yang cukup #amazing . Let's see!

I. "Ketika orang tua memilih prodi yang nantinya akan menjadi takdir kita, sebenarnya nggak terlalu diambil pusing. Niatnya pasti milihin yang terbaik. But, kalau emang nggak cocok, kita jelasin dulu deh baik - baik apa keinginan kita sambil berdo'a dalam hati. Siapa tahu Allah memberikan pencerahan pada hati mereka. Hehehee"

II. "Ketika mimpimu, tak begitu indah. Tak pernah terwujud... Ya Sudahlah. *By Bondan* Jalani aja laahh!!! Mereka kan yang punya 'duit' buat kita selama ini. Gowes aja! hiks" *jangan ditiru*

III. "Aku sih jadi ngerasa lebih easy gitu! Karena, kalau study dengan program yang nggak aku suka alias pilihan ortu itu, paling enggak yaa seumpama nanti hasilnya enggak bagus, kesannya 'WAJAR'!!!! Kan bukan minat. Wkwkwkwk" *jangan ditiru*

IV. "Ketika sudah dijodohkan dengan program dari ortu, dijalani aja semaksimal mungkin walaupun bukan minat kita. Harus tanggung jawab juga sebagai anaknya berbakti pada orang tua. Kalau kita nurut, pasti deh do'a ortu buat kita lebih ikhlas dan afdhol. Dengan restu dan do'a beliau-beliau kemungkinan cerahnya masa depan itu besar. Restu Allah, restu ortu juga kan. :) "

V. "Tak kenal maka tak sayang. Jadi, belum kenal sama programnya kok udah ngejudge macem-macem. Kita kan nggak tahu takdir sebenarnya, siapa tahu aja pilihan ortu justru yang terbaik. Terima, usaha dan jangan lupa do'a. Daripada buang - buang waktu buat ngeyel, malah sakit hati!"

Well, kalian termasuk sepemikiran dengan yang mana antara ke-5 pemikiran di atas? Atau punya pemikiran sendiri? Boleh dong kalau mau share :)

Hmm, ketika kalian sudah menambatkan hati buat ke jenjang yang lebih spesifik alias ke perguruan tinggi, jauuuhh jauuuhhhh hari sudah bikin list. Biasanya keinginan kita kayak pohon beringin, cabangnya banyak. Yang ini, yang itu, yang sini, yang situ,dll. Usai bikin listnya, rajin browsing di internet, gambarannya prodi yang kalian pengen itu kayak gimana sih? Biar nggak linglung kalau ditanya orang 'kenapa milih itu?'.

Lalu, seandainya kalian dihadapkan dengan perjodohan prodi dari orang tua, pleace ya jawabnya jangan yang bikin sakit hati walaupun ujung - ujungnya kalian nggak mau. Dengerin dulu alasan mereka kenapa milih itu, kalau perlu kamu juga tanya Mbah Google. Kalau sudah mentok kamu nggak minat, obrolin saat suasana adem dan santai. Pelan - pelan saja. Ungkapin juga tuh list progam study yang udah kamu buat tadi, sekalian kasih tahu apa prospeknya nanti. Kesannya ketika kamu sidang di depan dosen, dan dosennya tetep N G O T O T + N G E Y E L kamu tetep bisa mempertahankan argumentmu itu. Damai itu Indah kawan :) hehehe

INGAT!!!!!!!!!
Orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya! Mereka lebih banyak makan garam. Namun, dibalik itu mereka juga manusia yang selamanya nggak 100% benar. Sebagai anak, komunikasi dan diskusi secara baik - baik sangat penting. Gunanya bukan hanya menyalurkan apa uneg-uneg kita, tapi juga menyatukan pemikiran tanpa ada hati yang kecewa. Orang tua mengarahkan, tetapi anak lah yang menjalani. Pendapat keduanya penting.

Salam SUCCESS untuk kita semua! *zan

Follow me : @ZanzaBela
10/25/13

Punten Trenggalek ƪ(˘ڡ˘)ʃ

"PUNTEN"

Sudah cukup mengenal dengan makanan tradisional yang satu ini?
Warnanya putih, padat, biasanya dipotong dadu atau kotak-kotak dan biasa disajikan bersama pecel atau lodeh. Eittss bukan lontong ya. Dari segi rasa, lontong dan punten jauh berbeda. Namun, bahan dasar pembuatannya sama yaitu beras.

Makanan Punten khas Trenggalek ƪ(˘ڡ˘)ʃ
Makanan berkarbohidrat ini tampaknya kurang begitu dikenal oleh daerah lain. Padahal di Trenggalek dan Tulungagung, makanan ini sudah menjadi salah satu keanekaragaman kuliner yang biasa dikonsumsi bagi sebagian masyarakat.

Berhubung ada tugas dari mata kuliah Kewirausahaan, saya berpikir untuk mengangkat makanan ini sebagai ide kewirausahaan. Dan setelah tanya-tanya kepada teman yang ibunya cukup mahir membuat punten, dapat deh resepnya. Untuk pecinta kuliner yang tertarik membuat punten, admin bagi resep puntennya. Silahkan mencoba di rumah ya ƪ(˘ڡ˘)ʃ

Resep Membuat Punten khas Trenggalek
Rasanya gimana ya min?
Hmm... bingung nih menggambarkan rasa, hehehe
Rasanya gurih, seperti nasi uduk namun tekstur makanannya padat. Dan pasti mengenyangkan :)

Gimana min dengan nilai gizi punten?
Wahh ini bukan saya ahlinya untuk membahas masalah gizi.

Tapi berdasarkan informasi dari ibu saya sendiri yang lumayan jago bikin punten dan nasi uduk, dasarnya kedua makanan ini sama baik bahan dan cara pengolahan, selisihnya kalau punten dihaluskan tapi kalau nasi uduk tidak dihaluskan. Kalau untuk berapa nilai gizi, mungkin kandungan gizi punten mirip dengan kandungan gizi yang ada dalam nasi uduk. Semoga sumber dari link ini bisa sedikit memberi gambaran nilai gizinya. Tapi admin kurang paham, apakah tekstur makanan yang padat mempengaruhi nilai gizi atau tidak. Hehehe...

Kalau pembaca sekalian seorang ahli gizi atau memiliki info akurat mengenai nilai gizi punten yang sebenarnya, bisa dikirim ke e-mail admin zanzabela@yahoo.com dan tulisan ini akan diperbarui :)

Belazan Kata - Lassvera | @ZanzaBela | #Lassvera J

10/21/13

#katanya : Jodoh (masih) Pending


"Aku akan mencintaimu sampai si bisu berbicara kepada si tuli bahwa si buta melihat si lumpuh berjalan" (H2-204)

Jodoh, siapa yang tahu pasti tentang yang satu ini?
Berbicara tentang jodoh, rasanya terlalu jauh jika yang membicarakannya adalah remaja yang masih belia. Orang Jawa bilang, “masih bau kencur”.  Benar atau tidak, pasti mayoritas masyarakat berkata mereka (pasangan) itu berjodoh ketika mereka (pasangan) sudah menikah. Kalau yang masih pacaran itu, #katanya masih “semoga langgeng”, yang masih tunangan itu, #katanya masih “semoga segera menikah”.

Warna warni cinta manusia yang jatuh cinta, ya tidak hanya satu kali tapi berkali – kali. Apalagi remaja, fase kehidupan manusia yang warna warni dengan segala tingkah polah ababilnya (ABG labil) dan #katanya paling berkesan. Berbicara tentang jodohnya para remaja, umumnya tidak terkait dengan pernikahan tetapi pasti berkaitan dengan mantan.

Mantan, jodoh salah sambung atau numpang transit yang jejaknya disebut kenangan, salah satu faktor penyebab jodoh masih pending. Sudah punya berapa banyak jodoh salah sambung sampai akhirnya bertemu dengan yang tidak salah sambung? Yang sekarang bersama kalian, dan kalian sebut-sebut sebagai pasangan, yang selalu dipanggil “ayang, sayang, beb, papa, mama, dll” apa sudah benar-benar tidak membuat jodoh kalian pending?

Di pemandangan lain, ada sebagian masyarakat yang tidak berputar-putar dengan mantan, tetapi sudah berumah tangga. Mereka menikah dan memiliki anak yang disebut-sebut sebagai ‘buah cinta’, tapi keikhlasan soal ‘cinta’ dan keharmonisan rumah tangga masih dipertanyakan. Bayang – bayang perjodohan di masa lalu tetap saja diungkit-ungkit dengan kata-kata klasik nan imajinatif.

“Seandainya tidak menikah dengan dia”, “Seandainya bukan dia”, “Seandainya, seandainyaaaaa.....”

Orang bilang, tulang rusuk dan pemiliknya takkan pernah tertukar dan akan bertemu pada saatnya. Pernikahan, upacara sakral yang #katanya dilaksanakan sekali seumur hidup menjadi prosesi suci bersatunya dua manusia yang #katanya ‘berjodoh’. Mungkinkah tulang rusuk itu bertemu dengan perasaan tidak cocok satu sama lain? Haruskah tulang rusuk itu bertemu dengan jalan paksaan? Atau, itu memang bukan pasangan tulang rusuk yang sebenarnya? Mungkinkah belum saatnya bertemu? Lalu, bagaimana? Pernikahan dan rumah tangga yang bertahun-tahun dibangun, tetap dibayangi dengan imajinasi abstrak “seandainya bukan dia pasanganku, seandainya aku tak menikah dengan dia, seandainya... seandainya.. seandainyaaaaa...”

Jodoh masih sering disebut sebagai imajinasi ghaib. Banyak orang yang menikah, tetapi tidak banyak yang menikah dengan ‘jodohnya’. Jodoh masih pending, entah kapan tidak pending lagi. (zan)
 ‪#‎JodohMasihPending‬ :: Belazan Kata - Lassvera ::
10/12/13

LAGI : Pemilihan Duta Wisata, Kakang Mbakyu Trenggalek 2013

Waaaaaaa.... pemilihan Duwis Trenggalek ada lagi nih. Nggak rugi deh ikut berpartisipasi di acara ini. Ada baaaaaanyakkk pengalaman - pengalaman baru dan pastinya seru buat kalian.

Apa sih min, keuntungan mengikuti pemilihan Duta Wisata ini?

Keuntungannya, kalian bisa mendapatkan berbagai training GRATIS dari mentor-mentor yang memang sudah ahli di bidangnya. Mulai dari beauty class, catwalk, koreo, table manner, public speaking and public relation, dan lain-lain. Kalau banyak orang yang kursus dengan membayar ratusan bahkan jutaan, di sini GRATISSS TISS TISS.

Selain itu, komunitas Kamu akan berkembang. Kalau yang biasanya komunitas teman sekolah, tapi di sini kalian bisa mengenal lebih banyak rekan, mulai dari kawan yang sudah melanjutkan kuliah di luar kota, kalangan dinas pemerintah, mentor-mentor kelas Nasional, bahkan bisa saling jumpa dengan Duta Wisata daerah lain.

Sulit nggak sih min proses pemilihannya?

Bagi yang sudah menyatakan kalah sebelum berperang, pasti berpikir seperti itu. Padahal, faktanya tidak serumit yang dipikirkan. Menurut pengalaman pemilihan tahun 2011 lalu (wahh, udah jadul banget. Hahahaa) proses pemilihan ada beberapa tahap.

1. Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan di kantor Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga dengan membawa seperangkat berkas-berkas persyaratan yang tidak sedikit. Peserta adalah perwakilan yang ditunjuk dari sekolah dan SKPD atau umum.

2. Technical Meeting (TM)
Setelah pendaftaran, peserta wajib menghadiri technical meeting di waktu yang sudah ditentukan. Saat technical meeting ada pengukuran tinggi badan, berat badan dan hari terakhir melengkapi berkas-berkas bagi peserta yang belum lengkap. Saat TM, peserta diberikan beberapa pengarahan mengenai proses pemilihan selanjutnya, yaitu karantina. Informasi mengenai perlengkapan apa saja yang disiapkan saat karantina, pakaian saat karantina, materi selama karantina, dan lain-lain diinfokan saat TM. Jadi, diharapkan seluruh peserta hadir.

3. Karantina
Saya lupa berapa lama karantina, maklum sudah jadul banget, hehehe... Di sini nih, kalian yang awalnya Zero akan menjadi Hero. Ibarat kata, ketika kalian berangkat dari rumah masih menjadi sayur segar, saat di karantina kalian akan dimasak dan diberi bumbu. Eitsss, jangan dibayangkan kalau dimasak beneran yaaa. Karantina ini masa-masa indah kok, di sini kalian akan mendapatkan banyak pelatihan dari mentor-mentor pilihan. Kalau tahun 2011 lalu ada Beauty Class, table manner, bahasa inggris, Kepariwisataan dan Kepemudaan, Kepribadian, dan apa lagi ya?? Aduh lupaa... hehehe... Oiya, saat karantina biasanya memakai kemeja putih, rok hitam (wanita), celana panjang hitam (pria), sepatu pantovel hitam (pria), pantovel berheels minimal 7cm (wanita), scraft (wanita), dasi (pria)

Selama karantina juga ada beberapa tes yang harus dilalui, seperti tes tulis, interview dan uji talenta/bakat.

4. Grand Final
Panggung Grand Final tahun 2011 #jadul
Nahh, setelah sayur segar tadi dimasak, diberi bumbu, Grand Final ini adalah saat-saat masakan disajikan. Di sini perhelatan puncak akan disaksikan oleh seluruh masyarakat Trenggalek. Dag dig dug derrr, ya begitulah rasanya. Tapi tenaaaaang, ini pengalaman ruarr biasaaa kok. Apalagi kalau ternyata Kamu adalah Duta Wisata Kabupaten Trenggalek terpilih.

Ngintip di blog sebelah (www.kangyutrenggalek.blogspot.com) ini nih info selengkapnya mengenai Pemilihan Duta Wisata, Kakang Mbakyu Trenggalek 2013.

Hallo warga Trenggalek, ada berita baru nih. Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Trenggalek hadir lagi. Acara tahunan yang diikuti banyak pemuda/i Trenggalek ini akan dihelat mulai bulan Oktober hingga November, mulai dari pendaftaran, TM, karantina dan Grand Final.

Ada nuansa berbeda pemilihan tahun ini, yaitu Grand Final akan dilaksanakan di Pendapa. Apa sih tujuannya? Tujuannya, agar lebih dekat dengan masyarakat dan melibatkan seluruh masyarakat Trenggalek sebagai saksi penobatan Duta Wisata Kabupaten Trenggalek yang terpilih.

Bagi kamu yang berjiwa muda dan mau bergerak dalam bidang Pariwisata, ayo segera daftarkan diri kamu di Ajang Pemilihan Duta Wisata Kakang Mbakyu Kabupaten Trenggalek 2013.

Persyaratannya :

1. Putra-Putri usia 18-24 Th (sampai dengan Bulan Maret 2014)
2. Surat Keterangan Belum Menikah
3. Tinggi Badan Minimal Putra: 170cm, Putri : 165 cm proporsional
4. Berdomilisi/mempunyai KTP Kab. Trenggalek
5. Surat Ijin dari orang tua/lembaga pendidikan
6. Surat Keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter
7. Surat Keterangan bebas (pengguna, pengedar, produsen) Narkoba dari Kepolisian
8. Pas foto Ukuran 4 x 6 berwarna sebanyak 4 lembar
9. Pas foto close up dan photo seluruh badan baground putih masing-masing ukuran 4R 2 lembar
10. Memiliki talenta khusus (seni tari, MC, Vokal, Musik, Puisi, Drama)
11. Peserta wajib hadir saat pendaftaran.
12. Siap menjadi terkenal dan kontrak promosi Pariwisata Kabupaten Trenggalek.


Biaya pendaftaran Rp 50.000,- (dapat kaos, modul, dll)
Formulir pendaftaran dapat di ambil di Dinas Pariwisata Kabupaten Trenggalek...

Tempat Pendaftaran di kantor PKK dan Dinas Pariwisata, pendaftaran dibuka tanggal 10 Oktober - 8 November 2013 (jam kerja). Technical Meeting di Pendopo tanggal 11 November 2013.
Grand Final 17 November 2013 di Pendapa Kabupaten Trenggalek.

LIKE fanpage facebooknya, klik Paguyuban Kakang Mbakyu Trenggalek ^^

(Admin/Zan)
10/1/13

SMAN 1 Karangan, Duta Trenggalek



7 OKTOBER 2013, SMANESKA AKAN TAMPIL DI “JATIM FAIR 2013” GRAND CITY SURABAYA MENAMPILKAN “KOLABORASI LUDRUK & TURONGO YAKSO” DALAM LAKON “SUMINTEN EDAN” 


Keluarga Besar SMAN 1 KARANGAN TRENGGALEK, untuk kesekian kalinya kembali dipercaya oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek sebagai Duta Trenggalek dalam event Tingkat Provinsi Jawa Timur. Kali ini sebagai Bintang Tamu dalam event “JATIM FAIR 2013” yang pelaksanaanya di GRAND CITY SURABAYA.

Tahun 2013 merupakan penampilan ke dua kalinya di Grand City Surabaya bagi Group “TURONGGO YAKSO, KRIDO BUDHOYO SMANESKA”, sebelumnya pada bulan Mei tepatnya hari Minggu (19/5/2013) "KRIDO BUDOYO SMANESKA" tampil apik dan sangat memukau di Grand City Surabaya, dalam rangka mengikuti Festifal Tari Tradisional Jatim "MAJAPAHIT TRAVEL FAIR 2013" yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur. 

SMAN 1 KARANGAN TRENGGALEK juga dalam 2 (dua) tahun berturut- turut (November 2012 di Magetan & Maret 2013 di Madiun), dipercaya oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk mengisi acara "PERGELARAN SENI PERTUNJUKAN PADANG REMBULAN" dengan menampilkan tari Turonggo Yakso sebagai tarian asli Trenggalek . Pertunjukan Padang Rembulan dapat terselenggara secara kontinyu dan teragenda mulai tahun 2010 sampai dengan 2013 kesempatan ini sekaligus mengawali program kegiatan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam bentuk pertujukan Seni Padang Rembulan dilaksanakan di berbagai kota secara bergiliran. 

Dan pada hari Senin (7/10/2013), SMAN 1 Karangan akan tampil kembali tampil di Grand City Surabaya dalam event “JATIM FAIR 2013” yang akan mengkolaborasikan antara “SENI LUDRUK dari TEATER SIRPONG SMANESKA” dengan “TARI TURONGGO YAKSO KRIDO BUDHOYO SMANESKA”. 

Dalam kolaborasi ini akan menampilkan lakon “SUMINTEN EDAN”, cerita rakyat yang sudah sangat terkenal tentunya, yaitu kisah asmara antara Raden Mas Subroto Putra Bupati Trenggalek dengan Cepluk Putri Warog Suromenggolo dari Ponorogo serta Suminten Putri Warog Siman yang tergila-gila dengan Raden Mas Subroto yang cintanya bertepuk sebelah tangan dan akhirnya Suminten sampai menjadi “EDAN” atau gila. Guna mendukung jalan cerita tersebut di atas akan dilibatkan 19 murid sebagai pemain yang berperan sebagai pemain ludruk dan pemain tari turongo yakso. 

Sumber : Admin Smaneska Trenggalek

(zan) #Lassvera